LANGKAT

RDP DPRD Langkat Memanas, Anggota Dewan Pukul Meja hingga Gelas Pecah

×

RDP DPRD Langkat Memanas, Anggota Dewan Pukul Meja hingga Gelas Pecah

Sebarkan artikel ini
RDP DPRD Langkat dan Organisasi Mahasiswa Memanas, Anggota Dewan Pukul Meja hingga Gelas Pecah
Keributan antara anggota DPRD Langkat dengan salah satu organisasi (Foto: tangkapan layar video)

LangkatTerkini.Com – Rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Langkat dengan sejumlah organisasi mahasiswa dan kepemudaan sempat memanas setelah terjadi ketegangan dalam penyampaian aspirasi, Jumat (28/8/2026).

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Langkat tersebut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa dan pemuda, di antaranya PB Himala, PC PMII, HIMMAH, Limapera, IMM, HMI, KNPI, KAMMI, dan GMNI Kabupaten Langkat. Masing-masing organisasi disebut membawa lima orang perwakilan. Agenda pertemuan tersebut membahas berbagai isu aktual di Kabupaten Langkat serta persoalan lain yang dinilai perlu disampaikan kepada DPRD.

RDP DPRD Langkat
Surat Undangan RDP DPRD Langkat untuk Organisasi Mahasiswa dan Pemuda (Istimewa)

Undangan RDP tersebut ditandatangani Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin. Salah seorang sumber yang mengikuti pertemuan mengatakan, kegiatan dialog dengan organisasi mahasiswa dan pemuda tersebut merupakan bagian dari agenda yang telah direncanakan DPRD Langkat pada 2026.

Menurut sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan, rangkaian pertemuan diawali dengan kegiatan coffee morning pada 21 Agustus 2026. Pertemuan awal tersebut diikuti para ketua organisasi untuk menghimpun sejumlah persoalan yang kemudian dibawa dalam pertemuan lanjutan pada 28 Agustus 2026.

“Pada pertemuan itu dibahas berbagai aspirasi, mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendidikan dan beasiswa hingga persoalan infrastruktur,” ujar sumber tersebut kepada LangkatTerkini.Com, Minggu (30/8/2026)

Pada awalnya, rapat berlangsung dengan lancar. Namun, suasana disebut mulai memanas ketika salah seorang pimpinan organisasi menyampaikan aspirasi dengan nada suara tinggi. Menurut sumber tersebut, situasi kemudian memicu reaksi salah seorang anggota DPRD Langkat yang disebut memukul meja.

Pukulan tersebut diduga membuat sebuah gelas kosong yang berada di atas meja bergerak hingga terjatuh dan pecah. Sumber menyebut ketegangan kemudian kembali terjadi setelah terjadi perdebatan antara pihak organisasi mahasiswa dan anggota DPRD.

Dalam forum tersebut, salah seorang anggota DPRD Langkat, Edi Gea, disebut meminta agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan dalam suasana dialog.

“Ini bukan kapasitas aksi, ini forum bersama untuk silaturahmi. Jangan kami disalahkan seolah-olah kami semua yang salah,” ujar Edi sebagaimana ditirukan sumber.

Sumber tersebut mengatakan, setelah insiden itu, rapat kembali dilanjutkan. Kedua pihak kemudian disebut saling meminta maaf sehingga pembahasan dapat diteruskan hingga selesai.

Hasil RDP selanjutnya akan diteruskan kepada komisi-komisi DPRD Langkat sesuai bidang masing-masing. Aspirasi terkait PAD, pendidikan, infrastruktur maupun persoalan lainnya akan disampaikan kepada komisi serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Sumber tersebut mengaku belum mengetahui apakah akan ada pertemuan lanjutan antara DPRD Langkat dengan organisasi mahasiswa dan kepemudaan. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari DPRD Langkat mengenai insiden tersebut.

LangkatTerkini.Com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *