LangkatTerkini.Com – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Langkat, Taufik Rieza, membantah tuduhan yang disampaikan Dian Permata Sari terkait dugaan adanya oknum Dinsos yang menelpon timnya untuk meminta bantuan hasil donasi yang diterima Dian agar didrop ke kantor Dinas Sosial.
“Bu Dian pagi ini sudah menjawab, Bang, dan yang menghubunginya ternyata bukan dari Dinsos,” ujar Taufik, Jumat (5/12/2025).
Sementara itu, hingga Jumat pagi (5/12/2025), Dian Permata Sari belum memberikan balasan apa pun saat dikonfirmasi LangkatTerkini.com melalui pesan langsung di akun Instagram pribadinya mengenai tindak lanjut komunikasinya dengan pihak Dinas Sosial.

Sebelumnya diberitakan, Dian Permata Sari, pemilik akun Instagram @diianpermataa, mengungkapkan rasa kecewa mendalam melalui fitur story-nya. Dian, yang tengah membuka donasi untuk korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengaku telah berhasil mengumpulkan dana hingga ratusan juta rupiah.
Selama tiga hari terakhir, ia bersama timnya langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Namun, menurut Dian, timnya mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai oknum Dinas Sosial (Dinsos) Langkat. Orang tersebut meminta agar seluruh bantuan yang telah dikumpulkan Dian diserahkan ke kantor Dinsos, dan nantinya pihak dinas yang akan membagikannya. Dian menduga permintaan itu muncul agar pihak dinas dapat mengklaim bantuan tersebut sebagai penyaluran mereka.
“Halo teman-teman, aku mau cerita. Barusan tim aku ditelepon. Aku kan memang mencantumkan nomor tim untuk mendata daerah yang belum terjangkau. Insya Allah kami akan datang satu per satu. Tapi tiba-tiba ada orang Dinsos Langkat yang hubungi tim aku. Katanya, ‘Mbak, seluruh bantuannya drop saja ke kantor kami, biar kami yang bagikan,’” ujar Dian dalam video yang dikutip LangkatTerkini.Com, Kamis malam (4/12/2025).
Dian kemudian mengekspresikan kekecewaannya.
“Ya Allah… Kalian saja tidak pernah bantu warga di sini, termasuk tetangga aku. Kok malah mau klaim bantuan. Astagfirullah,” tuturnya dengan nada emosional.
Persoalan itu, Kepala Dinas Sosial Langkat, Taufik Rieza, membantah tuduhan Dian Permata Sari yang mengaku ditelepon oleh oknum Dinsos Langkat untuk menyerahkan bantuan ke kantor mereka.
Taufik menegaskan bahwa Dinsos Langkat tidak pernah mengarahkan tim Dian untuk menyerahkan bantuan ke kantor mereka. Ia juga meminta klarifikasi dari Dian Permata Sari terkait tuduhan tersebut.
“Kami tidak ada mengarahkan seperti itu bang, staf kami juga sudah coba konfirmasi ke Bu Dian siapa pihak Dinsos yang menghubunginya, namun sampai sekarang belum dijawab.
Terima kasih bang 🙏,” kata Taufik, Kamis malam (4/12).














