LangkatTerkini.Com – Ribuan jamaah memadati Madrasah Besar Tuan Guru Babussalam Besilam, Langkat, Sumatera Utara untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah pada pagi yang penuh berkah, Senin (6/6/2025).
Salat Idul Adha tersebut diikuti Tuan Guru Babussalam Syekh Dr H Zikmal Fuad MA.
Suasana khusyuk dan damai terpancar dari setiap barisan jamaah yang mengenakan pakaian terbaik nya, simbol kesucian dalam menyambut hari raya besar umat Islam ini.
Salat Idul Adha kali ini dipimpin oleh Imam al-Ustadz Muhammad Yusuf SPdI dengan bacaan tartil yang menggetarkan hati para jamaah. Khutbah Idul Adha disampaikan oleh al-Ustadz Kh.H. Ibnul Mubarraq El-Hakiem, yang mengangkat tema: “Relevansi Ritual Haji dan Qurban dalam Konteks Kekinian”.
Dalam khutbahnya, al-Ustadz Ibnul Mubarraq El-Hakiem menegaskan bahwa ibadah haji dan qurban bukan hanya ritual ibadah yang bersifat simbolik, tetapi memiliki pesan spiritual dan sosial yang mendalam.
“Ibadah haji mengajarkan kita kesetaraan, pengorbanan, dan pengabdian total kepada Allah, sementara qurban adalah manifestasi nyata dari kepedulian dan solidaritas sosial,” ujarnya sebagaimana dikutip Langkatterkini.com di pan fage Facebook Visit Besilat Babussalam
Beliau juga mengajak umat Islam untuk mengambil hikmah dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail sebagai simbol keikhlasan dan ketaatan mutlak kepada perintah Allah.
“Di era modern, semangat qurban harus diterjemahkan dalam bentuk pengorbanan waktu, tenaga, dan harta untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.
Madrasah Babussalam Besilam, yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan dakwah Islam di wilayah Sumatera Utara, kembali menjadi saksi kekhidmatan umat Islam dalam merayakan Idul Adha.
Adapun kegiatan penyembelihan hewan qurban direncanakan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, yang bertepatan dengan 7 Juni 2025, dengan melibatkan panitia dan masyarakat babussalam dalam proses penyembelihan dan distribusi daging kepada masyarakat sekitar.
Momen ini menjadi pengingat bahwa Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menyembelih ego, kebencian, dan kezaliman dalam diri masing-masing, serta membangun semangat berbagi dan persaudaraan di tengah umat.














