LangkatTerkini.Com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terlihat dalam pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Nurul Muttaqin Lingkungan VI, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026, Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Muttaqin berhasil melaksanakan pemotongan 14 hewan kurban yang terdiri dari 12 ekor lembu dan 2 ekor kambing.
Ketua BKM Nurul Muttaqin, Dr. H. Hadi Widodo, MA, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan penuh kebersamaan. Ini merupakan wujud nyata semangat jamaah dan masyarakat dalam memakmurkan masjid serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Dari hasil pemotongan tersebut, panitia memperoleh total 1.177 kilogram daging kurban. Sebanyak 391 kilogram dialokasikan untuk peserta kurban, sedangkan 786 kilogram lainnya dibagikan kepada masyarakat sekitar. Dengan sistem pengemasan satu kilogram per bungkus, panitia berhasil menyalurkan 786 bungkus daging kurban kepada warga yang berhak menerima.
Pelaksanaan kurban tahun ini berada di bawah tanggung jawab BKM Masjid Nurul Muttaqin dengan dukungan penuh panitia, koordinator kelompok, remaja masjid, jamaah, dan masyarakat sekitar. Seluruh tahapan kegiatan, mulai dari penyembelihan, pemotongan, penimbangan, pembungkusan hingga pendistribusian daging dilakukan secara transparan, amanah, dan sesuai syariat Islam.
Dr. Hadi Widodo menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus sarana menumbuhkan keikhlasan dan kepedulian sosial.
“Kurban mengajarkan bahwa harta terbaik yang dikeluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang nilainya, tetapi menjadi amal saleh yang membawa keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat,” katanya.
Selain sebagai ibadah, kegiatan kurban juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Panitia, peserta kurban, jamaah, dan warga bahu-membahu menyukseskan kegiatan dalam suasana penuh kekeluargaan dan gotong royong.

Berdasarkan data panitia, kelompok kurban dengan hasil daging terbesar berasal dari Kelompok 7 yang dikoordinasikan oleh H. Agus S dengan total perolehan 126 kilogram daging. Sementara seluruh kelompok kurban lainnya juga berhasil melaksanakan amanah peserta secara tertib dan transparan.
BKM Nurul Muttaqin berharap pelaksanaan kurban dapat terus berkembang setiap tahun dengan meningkatnya jumlah peserta kurban. Semakin banyak masyarakat yang berkurban, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh umat.
“Kami berharap Masjid Nurul Muttaqin terus menjadi pusat ibadah, pusat persaudaraan, dan pusat kepedulian sosial bagi masyarakat Lingkungan VI Kelurahan Dendang dan sekitarnya,” tutup Dr. Hadi Widodo.
Pelaksanaan kurban tahun 1447 H ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui kurban, kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan lebih luas, terutama oleh warga yang membutuhkan.














