LANGKAT

Longsor di Salapian Langkat Amblaskan Badan Jalan, Akses ke Tiga Desa Terancam Putus

×

Longsor di Salapian Langkat Amblaskan Badan Jalan, Akses ke Tiga Desa Terancam Putus

Sebarkan artikel ini
Longsor di Salapian Langkat
Tanah longsor terjadi di Dusun Tambunan B, Desa Perkebunan Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

LangkatTerkini.Com – Tanah longsor terjadi di Dusun Tambunan B, Desa Perkebunan Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Bencana tersebut mengakibatkan badan jalan menuju Dusun Telko, Desa Pamah Tambunan, dan Desa Ujung Bandar mengalami amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, Minggu (13/9/2026).

Kepala Desa Perkebunan Tambunan, Egid SE, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, longsor sebenarnya telah terjadi sejak Juli 2026 dan kembali meluas pada Sabtu (12/9), hingga menyebabkan kondisi badan jalan semakin parah.

“Sebenarnya longsor sudah terjadi sekitar bulan Juli 2026. Pada hari Sabtu (12/9), longsor melebar, mengakibatkan badan jalan nyaris putus sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat,” kata Egid.

Menurut Egid, pihak Pemerintah Desa Perkebunan Tambunan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Salapian. Pihaknya juga telah mengajukan proposal kepada PT Kinar Lapiga terkait upaya penanganan longsor, namun hingga saat ini belum mendapat jawaban dari pihak manajemen perusahaan.

Ia menyebut, Pemerintah Desa Perkebunan Tambunan bersama Pemerintah Desa Pamah Tambunan dan Pemerintah Desa Ujung Bandar berencana melakukan pertemuan dengan pihak manajemen PT Kinar Lapiga untuk membahas langkah penanggulangan longsor.

“Kemungkinan hari ini, Minggu (13/9) siang, kami dari Pemerintah Desa Perkebunan Tambunan, Pemerintah Desa Pamah Tambunan dan Pemerintah Desa Ujung Bandar akan melakukan pertemuan dengan pihak manajemen PT Kinar Lapiga untuk melakukan penanggulangan longsor tersebut agar dapat segera dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya.

Egid menjelaskan, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Ujung Bandar dan Desa Pamah Tambunan, terutama untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik masyarakat.

Terkait laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Egid mengatakan informasi mengenai longsor tersebut telah disampaikan melalui Pemerintah Kecamatan Salapian.

“Informasi dari Camat Salapian, hari ini, Minggu (13/9) siang, alat berat dari PUTR Kabupaten Langkat akan diluncurkan ke lokasi longsor untuk penanggulangan longsor tersebut agar dapat dilalui kendaraan roda empat,” katanya.

Alat Berat PUTR Langkat Dikerahkan

Longsor di Salapian Langkat Amblaskan Badan Jalan
Tanah longsor terjadi di Dusun Tambunan B, Desa Perkebunan Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Terpisah, Camat Salapian Ramlan Tarigan membenarkan adanya penanganan terhadap longsor tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Salapian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat. Hari ini juga, Minggu siang, alat berat dari PUTR Kabupaten Langkat segera meluncur ke lokasi longsor untuk penanggulangan,” kata Ramlan.

Hingga berita ini diterbitkan, penanganan di lokasi masih menunggu pengerahan alat berat. Kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat berpotensi menghambat aktivitas masyarakat, khususnya akses transportasi dan pengangkutan hasil perkebunan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *