LANGKAT

Desa Terisolasi di Besitang Terima Bantuan lewat Sungai, Jalan Masih Terputus

×

Desa Terisolasi di Besitang Terima Bantuan lewat Sungai, Jalan Masih Terputus

Sebarkan artikel ini
Desa Terisolasi di Besitang Terima Bantuan lewat Sungai, Jalan Masih Terputus
Pengungsi di Desa terisolasi di Besitang menerima bantuan lewat Sungai (Foto: Istimewa)

LangkatTerkini.Com – Tunas Indonesia Raya (TIDAR), organisasi sayap kepemudaan resmi Partai Gerindra yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto, turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. 

Berdasarkan video yang diterima LangkatTerkini.Com pada Minggu (14/12/2025) 

Untuk mencapai lokasi, tim TIDAR harus menempuh jalur sungai menggunakan perahu atau boat.

Wilayah yang terdampak berada di Dusun Aras Napal Kanan dan Dusun Aras Napal Kiri. Hingga kini, kedua dusun tersebut masih dalam kondisi terisolasi akibat banjir dan longsor yang memutus akses darat.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR Sumatera Utara yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini. Aksi sosial tersebut melibatkan TIDAR Sumatera Utara, Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) Sumatera Utara, serta Ketua Pengurus Cabang (PC) TIDAR Kabupaten Langkat, Muhammad Rizky Dwi Putra.

Desa Terisolasi di Besitang
Tidar memberikan bantuan logistik kepada warga Desa terisolasi di Besitang (Foto: Istimewa)

Berdasarkan pendataan di lapangan, jumlah warga terdampak banjir di Dusun Aras Napal Kanan mencapai sekitar 65 kepala keluarga (KK), sementara di Dusun Aras Napal Kiri sebanyak 68 KK.

“Akses menuju kedua dusun hingga saat ini masih sangat terbatas. Jalur darat terputus akibat longsor sepanjang lebih dari dua kilometer dan membutuhkan penanganan alat berat agar dapat kembali dilalui. Untuk sementara, satu-satunya akses menuju wilayah tersebut hanya bisa ditempuh melalui sampan atau perahu milik warga,” ujar Rizky.

Selain kerusakan akses jalan, sebutnya, pasokan listrik di kedua dusun juga dilaporkan terputus total sejak banjir melanda. Kondisi ini semakin menyulitkan aktivitas warga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Warga, kata dia, berharap adanya tindak lanjut dari pihak terkait, berupa perbaikan jalan darat yang terputus akibat longsor, pemulihan jaringan listrik, serta pembangunan kembali jembatan gantung yang sebelumnya menjadi akses utama anak-anak menuju sekolah. 

“Jembatan tersebut rusak parah akibat terjangan banjir yang membawa bongkahan kayu dalam jumlah besar,” pungkasnya.

(Abdul Rahim)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *