LangkatTerkini.Com – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) turun ke jalan untuk menyuarakan harapan dan menuntut keadilan atas penggusuran yang mereka alami. Bagi mereka, lapak bukan sekadar tempat berjualan, melainkan sumber kehidupan untuk menafkahi keluarga.
Aksi tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Binjai, Senin (27/4/2026). Dalam unjuk rasa itu, sejumlah pedagang sempat merobohkan pagar kantor sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan yang dinilai merugikan mereka.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan seharusnya tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga memberikan solusi yang adil bagi masyarakat kecil. Dialog terbuka dan empati dinilai sangat diperlukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan tanpa kepastian.
“Semoga ada jalan terbaik tanpa harus mengorbankan kehidupan masyarakat kecil,” ujar salah seorang pedagang.


















