LangkatTerkini.Com – Di hadapan ribuan masyarakat korban banjir Kabupaten Langkat, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan percepatan pencairan bantuan bagi warga terdampak banjir yang hingga kini masih menunggu realisasi dari pemerintah pusat.
Dalam penyampaiannya, Tiorita mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat telah melakukan berbagai upaya administratif maupun koordinasi dengan pemerintah pusat agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
“Tanggal 3 Juni 2026 kami telah menyurati kementerian terkait mengenai sebanyak 73.721 masyarakat korban banjir di Kabupaten Langkat. Kami juga telah mengajukan permohonan audiensi bersama Menteri Sosial dan Satgas agar bantuan tersebut dapat segera dicairkan,” ujar Tiorita di Lapangan RGM Kelurahan Pekan Besitang, Kabupaten Langkat, Senin (27/7).
Ia menjelaskan, upaya tersebut terus berlanjut. Pada 18 Juli 2026, Pemkab Langkat kembali mengikuti rapat bersama Satgas penanganan banjir. Dalam pertemuan berikutnya, beberapa perwakilan masyarakat korban banjir dari Kecamatan Besitang juga akan dilibatkan agar dapat menyampaikan langsung kondisi yang dialami masyarakat.
Selain itu, Tiorita meminta dukungan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait validasi data korban banjir sebagai dasar percepatan penyaluran bantuan.
Ia juga menyampaikan permohonan secara terbuka kepada Kementerian Sosial dan Kementerian Keuangan agar bantuan bagi masyarakat Langkat dapat segera direalisasikan.
“Saya memohon kepada Kementerian Sosial dan Kementerian Keuangan agar bantuan untuk masyarakat Kabupaten Langkat segera dicairkan. Masyarakat kami sangat membutuhkan. Mereka bahkan merasa cemburu karena bantuan untuk daerah lain, termasuk Aceh, sering melintas melalui Kabupaten Langkat, sementara masyarakat kami sendiri masih menunggu,” ungkapnya.

Menurut Tiorita, masyarakat telah menunjukkan berbagai bukti dan dokumentasi terkait bencana banjir yang mereka alami sebagai bentuk bahwa mereka benar-benar merupakan korban terdampak dan layak menerima bantuan.
“Kami memohon kepada kementerian yang menangani korban banjir di pusat, tolonglah masyarakat kami. Mereka sangat membutuhkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bantuan ini sangat dinantikan,” katanya.
Lebih lanjut, Tiorita menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Pemkab Langkat dijadwalkan kembali bertolak ke Jakarta pada 4 Agustus 2026 untuk melanjutkan perjuangan mempercepat pencairan bantuan tersebut.
“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat. Insya Allah pada 4 Agustus nanti kami kembali berangkat. Doakan agar perjalanan kami lancar dan semoga membawa keberkahan serta kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Langkat. Mudah-mudahan bantuan ini segera cair,” tutup Tiorita yang disambut tepuk tangan ribuan warga yang hadir.














