LangkatTerkini.Com – Puluhan warga Kelurahan Tanjung Langkat melakukan aksi pemblokiran jalan protokol Binjai-Bukit Lawang, tepatnya di simpang tiga Jalan Merdeka, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga memblokir jalan menggunakan kayu, papan, galon air, serta ban mobil. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan belum kunjung diperbaiki.
Warga berharap pemerintah segera melakukan pengaspalan agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan nyaman dan aman.
Menurut keterangan warga, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lebih dari lima tahun. Kondisi itu menyebabkan debu beterbangan, batu kerikil terpental hingga mengenai bangunan dan warga, serta kerap memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
“Akibat jalan rusak parah, debu beterbangan dan batu sering terpental hingga mengenai ruko. Bahkan, kecelakaan lalu lintas juga kerap terjadi,” ujar salah seorang warga.
Selain menuntut perbaikan, warga juga meminta agar dilakukan penyiraman pada jalan rusak sepanjang sekitar 500 meter untuk mengurangi debu dan material yang beterbangan.
Polsek Salapian Lakukan Mediasi

Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Plh Kapolsek Salapian IPTU Jasmin bersama jajaran, didampingi Lurah Tanjung Langkat, turun langsung menemui warga dan menampung aspirasi mereka.
Setelah dilakukan mediasi, disepakati bahwa akan dilakukan penyiraman jalan rusak sepanjang kurang lebih 500 meter guna mengurangi debu.
“Pada pukul 11.25 WIB, pemblokiran jalan dibuka dan arus lalu lintas kembali normal serta lancar,” ujar IPTU Jasmin.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Salapian. Penyiraman jalan akan dilakukan sebanyak empat kali sehari hingga proses pengaspalan dilaksanakan.
Perbaikan Jalan Direncanakan Juni 2026
Sementara itu, Camat Salapian Ramlan Tarigan, S.Sos, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara terkait perbaikan jalan tersebut.
“Pengaspalan jalan di wilayah Kecamatan Salapian direncanakan akan dilaksanakan pada Juni 2026. Hal ini juga sudah kami sampaikan kepada warga,” ujar Ramlan.
Terkait permintaan warga, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan perusahaan setempat untuk membantu penyiraman jalan.
“Penyiraman akan mulai dilakukan pada Selasa (7/4/2026),” tambahnya.














