LANGKAT

Jalan Viral Bertabur Pasir di Langkat Tuai Keluhan, Debu Ganggu Warga hingga Pedagang UMKM

×

Jalan Viral Bertabur Pasir di Langkat Tuai Keluhan, Debu Ganggu Warga hingga Pedagang UMKM

Sebarkan artikel ini
Jalan Viral Bertabur Pasir di Langkat
Jalan Kwala Begumit-Sambirejo berdebu usai ditimbun pasir (Foto: Istimewa)

LangkatTerkini.Com – Jalan rusak yang sebelumnya viral karena ditanami pohon pisang oleh warga sebagai bentuk protes kini telah mengalami penanganan sementara. Pohon pisang yang sempat ditanam di tengah jalan tersebut sudah dicabut, lalu badan jalan ditimbun menggunakan pasir dan material batu agar tidak lagi berlubang di Jalan Desa Sambirejo-Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Namun, kondisi terbaru jalan tersebut justru memunculkan keluhan baru dari warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Timbunan pasir menyebabkan jalan menjadi sangat berdebu saat dilalui kendaraan.

Berdasarkan video yang dilihat LangkatTerkini.Com pada Kamis (28/5/2026), kondisi hari in jalan debu tampak beterbangan ketika sepeda motor maupun mobil melintas. Debu bahkan masuk ke rumah warga hingga mengganggu aktivitas para pedagang UMKM di sekitar jalan.

“Ngeri banget debunya, terganggu lah. UMKM juga terganggu, ngeri kali debunya,” ujar salah seorang pedagang UMKM yang enggan disebutkan namanya kepada LangkatTerkini.Com.

Jalan Rusak Sambirejo-Kwala Begumit Dikeluhkan Warga]
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat melakukan penyiraman pada timbunan pasir di badan jalan guna mengurangi debu (Foto: Dinas PUTR Langkat)

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Langkat, Wahyudiharto, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan perbaikan permanen terhadap jalan tersebut sesuai komitmen Bupati Langkat.

“Untuk perbaikan jalan Insya Allah tahun ini, sesuai komitmen Pak Bupati, tahun ini akan diselesaikan,” ujar Wahyudiharto saat dikonfirmasi LangkatTerkini.Com, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Langkat saat ini masih melakukan penanganan sementara menggunakan material tanah, pasir, dan batu sambil menunggu proses pengaspalan permanen.

Dalam pengerjaan sementara tersebut, Dinas PUTR Langkat menurunkan dua unit alat berat jenis drum roller dan motor grader, empat truk material base course (beskos), serta satu unit truk tangki air untuk penyiraman jalan guna mengurangi debu.

Ia menambahkan, langkah penanganan sementara dilakukan sembari menunggu ketersediaan anggaran pembangunan jalan permanen.

“Kemarin Selasa, 26 Mei, melalui Dinas PUTR, sudah menutup dan meratakan sebagian jalan yang rusak parah, dan penyiraman dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup,” pungkas Wahyudiharto yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *