LangkatTerkini.Com – Viral di media sosial seorang memposting dua korban begal yang terjadi di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Korban begal tersebut adalah seorang tukang becak dan seorang pemuda bernama Iyan.
Menurut postingan di Facebook oleh akun Nur GE, insiden begal terhadap bapak yang merupakan tukang becak terjadi di Simpang Karantina, Desa Lalang Tanjung Pura. Pada malam yang sama, Iyan juga menjadi korban bacok sekitar pukul 00.30 WIB, Senin (22/9/2025).
Iyan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif dari tim medis. Postingan tersebut disertai foto Iyan yang terluka dan berharap agar ia bisa cepat sembuh.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat dan berharap pihak berwajib dapat segera menangkap pelaku tersebut.
Dilihat Langkatterkini.com pada pukul 20.30 WIB, akun Facebook Nur GE telah menghapus (menarik) postingan yang diunggahnya.

Terkait peristiwa tersebut, Langkatterkini.com mengkonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Pura Iptu Fahrul Rozi Nst yang menegaskan tidak ada informasi begal.
“Kalau informasi begal tidak ada, sudah kita wawancara (Iyan-red), katanya dianiayia sama orang tidak dikenal dia. Tukang becak juga bukan dibegal. Informasi bega yang membuat suasana saja semakin gaduh dan semakin takut masyarakat.
Si Iyan, kata kata Iptu Fahrul, belum membuat laporan. Iyan berencana mau membuat laporan, jika sudah ada laporan maka pihak Polsek Tanjung Pura melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut. Sementara tukang becak kabarnya dicopet sama orang tak dikenal.

Hal senada juga ditegaskan Kapolsek Tanjung Pura Iptu Mimpin Ginting. Ia membantah adanya begal. “Begal tidak ada, kalau begal itu harus mengambil kendaraan atau barang barang korban. Pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan. Jadi, Iyan itu masih dalam penyelidikan, karena barana-barang tidak ada yang diambil, apa motivnya masih kita kembangkan ya,” kata Iptu Mimpin Ginting.
Ia menegaskan Iyan dan Tukang becak bukan dibegal. “Sebenarnya bahasa hukum begal ini tidak ada,” kata mantan KBO Satres Narkoba Polres Langkat itu.














