LangkatTerkini.Com – Vihara Avalokitesvara Hudco Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meresmikan gedung baru Xuang Tiang Shang Di pada Rabu (29/10/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan vita dan penandatanganan prasasti oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Buddha (Kabid Bimas Buddha) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Sukarsdi SE MA, yang berlangsung di Jalan Asrama, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Vihara dr. Chandra Wijaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, serta kepada para donatur yang telah memberikan dukungan bagi pembangunan vihara tersebut.

Pembina Yayasan Vihara Avalokitesvara Hudco Stabat, Tony Wijaya didampingi Ketua Panitia Thomas Saputra, berharap dengan diresmikannya gedung baru ini, umat Buddha dapat beribadah dengan lebih nyaman serta memiliki ruang yang memadai untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Yayasan Vihara juga menggelar bakti sosial (baksos) berupa pembagian beras 10 kg kepada 900 kepala keluarga kurang mampu (total 9 ton beras). Tony juga menyambut baik keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat untuk berkolaborasi dalam kegiatan baksos, bedah rumah, dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkab Langkat, menyampaikan rasa syukur atas peresmian gedung baru tersebut.
“Pembangunan gedung Xuang Tiang Shang Di ini bukan sekadar penambahan fasilitas fisik semata, namun juga menjadi wujud nyata kuatnya keimanan umat Buddha di Kabupaten Langkat untuk terus meningkatkan kualitas spiritual dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan, Vihara Avalokitesvara Hudco Stabat tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang menumbuhkan nilai-nilai kedamaian, cinta kasih, dan saling menghormati.
“Saya yakin dengan berdirinya gedung baru ini, kegiatan keagamaan dan sosial di daerah ini akan semakin berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Langkat, lanjutnya, mengapresiasi peran serta masyarakat Tionghoa dalam menyelesaikan pembangunan gedung tersebut.
“Semoga gedung ini memberikan warna positif, khususnya dalam peningkatan fasilitas ibadah dan kegiatan sosial demi kepentingan bersama,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan, semangat kekeluargaan, dan toleransi, sebagai wujud nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
“Perbedaan agama dan budaya tidak seharusnya menjauhkan kita. Justru perbedaan itu menjadi sumber kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang beriman, damai, dan harmonis,” tambahnya.
Acara peresmian diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan dari panitia kepada tokoh agama dan pemerintah daerah yang berkontribusi dalam pembangunan vihara.
Para penerima penghargaan antara lain Dandim Langkat Letkol Inf. Medwin Sangkakala SSos, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo SH SIK MSi, perwakilan FKUB Langkat Rajoki Manik, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Langkat H. Syahrizal MZ, Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Dian Lc, Asisten Pemerintahan Daerah Kabupaten Langkat Drs. H. Rudi Kinandung, MAP, serta beberapa tokoh agama dari unsur masyarakat Buddha.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama antara pengunjung, tokoh masyarakat, dan para undangan dalam suasana penuh keakraban. Acara malam harinya dilanjutkan hiburan yang mengundang artis warga Tionghoa yang disaksikan ribuan masyarakat.
(Abdul Rahim)














