LangkatTerkini.Com – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) memberlakukan potongan tarif tol sebesar 20 persen di dua ruas tol jarak terjauh Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yaitu asal tujuan Pangkalan Brandan-Sinaksak maupun arah sebaliknya.
Diskon tarif tol tersebut dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin menjelaskan, diskon tarif tol ini diberlakukan pada tanggal 22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB dan 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB.
Pemotongan dilakukan untuk mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas di momen libur Nataru.
Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan serta meminimalisir biaya perjalanan masyarakat yang diumumkan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti melalui rapat kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, pada Senin (8/12/2025) lalu.
“Atas persetujuan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) potongan tarif tol 20 persen ini berlaku untuk seluruh golongan I hingga V perjalanan menerus, yaitu dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak maupun arah sebaliknya,” kata Dindin kepada wartawan, Senin (15/12/2025).
Dindin menambahkan diharapkan kebijakan ini mampu mengurai kepadatan arus lalulintas di masa puncak libur Nataru. Lanjutnya, kendaraan yang melintas dapat terdistribusi dengan lebih merata dan mencegah kemacetan di titik-titik tertentu.
Adapun rincian tarif tol menjadi yakni:
Tarif tol setelah potongan tarif 20 persen untuk periode 22 Desember pukul 00.00 WIB, sampai 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB.
Sementara dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 195.650.
Kendaraan Golongan II dan III dari Rp 333.500 menjadi Rp 295.200.
Untuk Kendaraan Golongan IV dan V dari Rp 446.500 menjadi Rp 395.100.
“Bagi pengguna yang masuk dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan keluar Gerbang Tol Sinaksak, maka tarif tol yang di diskon adalah tarif ruas Tol Kutepat, Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan ruas Tol Medan-Binjai,” kata Dindin. 
Sementara itu dari Gerbang Tol Sinaksak menuju Gerbang Tol Pangkalan Brandan:
Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 198.400.
Kendaraan Golongan II dan III dari Rp 333.500 menjadi Rp 299.300.
Kendaraan Golongan IV dan V dari Rp 446.500 menjadi Rp 400.600.
“Bagi pengguna yang masuk dari Gerbang Tol Sinaksak keluar Gerbang Tol Pangkalan Brandan, maka tarif tol yang di diskon adalah tarif ruas Tol Kutepat, ruas Tol MKTT dan ruas Tol Belmera,” papar Dindin.
Kemudian, tarif tol setelah potongan tarif 20 persen untuk periode 31 Desember 2025 Pukul 00.00-24.00 WIB.
Dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak:
Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 198.400.
Kendaraan Golongan II dan III dari Rp 333.500 menjadi Rp 299.300.
Kendaraan Golongan IV dan V dari Rp 446.500 menjadi Rp 400.600.
Selanjutnya dari Gerbang Tol Sinaksak menuju Gerbang Tol Pangkalan Brandan.
Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 195.650.
Kendaraan Golongan II dan III dari Rp 333.500 menjadi Rp 295.200.
Kendaraan Golongan IV dan V dari Rp 446.500 menjadi Rp 395.100.
Lebih jauh Dindin mengatakan dengan adanya potongan tarif tol sebesar 20 persen, maka dapat mendorong peningkatan volume perjalanan wisata khususnya menuju kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba pada periode libur panjang ini.
Hal demikian dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
“Libur panjang akhir tahun ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya volume arus lalu lintas di ruas tol Kutepat dan ke berbagai destinasi wisata, termasuk kawasan Danau Toba, Sumatera Utara,” pungkasnya.
(Tim LangkatTerkini.Com)














