LANGKAT

Pejalan Kaki Pengutip Infak Ditabrak Avanza di Simpang Maut Stabat, Pengemudi Ketum PB Himala

×

Pejalan Kaki Pengutip Infak Ditabrak Avanza di Simpang Maut Stabat, Pengemudi Ketum PB Himala

Sebarkan artikel ini
Pejalan Kaki Pengutip Infak Ditabrak Avanza di Simpang Maut Stabat
Ketum PB Himala keluar dari mobil (pakai baju putih dan celana hitam)

LangkatTerkini.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza dan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Medan-Tanjung Pura Km 40-41, tepatnya di kawasan Simpang Maut, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Beredar informasi bahwa pengemudi mobil Toyota Avanza tersebut merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat (PB Himala), Wahyu Hidayat. Dalam insiden itu, mobil diduga naik ke atas pulau jalan hingga menabrak seorang pejalan kaki yang saat itu berada di lokasi.

Korban diketahui mengenakan kaus berwarna hijau dan disebut-sebut sedang bertugas mengumpulkan infak untuk Masjid Amaliyah di kawasan Simpang Bupati.

Hingga berita ini diterbitkan, LangkatTerkini.com masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada Ketua Umum PB Himala, Wahyu Hidayat, terkait kebenaran identitas pengemudi maupun kronologi kejadian.

Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1503 LAN yang dikemudikan Muhammad Wahyu Hidayah (27), seorang karyawan swasta, warga Dusun IX, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Sementara itu, korban merupakan seorang pejalan kaki bernama Ahmad Mubarok (23), wiraswasta, warga Kampung Kruni, Kelurahan Kuala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal, mobil Toyota Avanza melaju dari arah Tanjung Pura menuju Medan. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan menabrak pulau jalan, naik ke atasnya, lalu menghantam pejalan kaki yang berada di lokasi.

“Diduga pengemudi kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya sehingga mobil menabrak pulau jalan, naik ke atas pulau jalan, kemudian menabrak pejalan kaki yang berada di lokasi tersebut,” ujar Ipda Budi Sihotang.

Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Mubarok mengalami luka berupa pusing di bagian kepala, luka lecet pada pergelangan tangan kiri, serta pergeseran tulang pada jempol kaki kanan. Korban kemudian dilarikan ke RSU Putri Bidadari untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan serta melengkapi proses hukum yang berlaku.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *