LANGKAT

Pengakuan Ketua Umum PB Himala Usai Kecelakaan di Simpang Bupati, Santuni Korban dan Telah Berdamai

×

Pengakuan Ketua Umum PB Himala Usai Kecelakaan di Simpang Bupati, Santuni Korban dan Telah Berdamai

Sebarkan artikel ini
Pengakuan Ketua Umum PB Himala Usai Kecelakaan di Simpang Bupati
Ketum PB Himala Wahyu Hidayat mengantarkan korban ke RSU Putri Bidadari (Foto: Istimewa)

LangkatTerkini.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat (PB Himala), Wahyu Hidayat, mengakui dirinya merupakan pengemudi mobil Toyota Avanza yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan-Tanjung Pura Km 40–41, tepatnya di kawasan Simpang Bupati, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (15/7/2026).

Melalui keterangan yang disampaikan kepada LangkatTerkini.Com, Kamis (16/7), Wahyu menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, dirinya baru saja menghadiri penyerahan beasiswa kepada keluarga almarhum mahasiswa Himala yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang milik PT Darsum Sarikat di Kelurahan Tanjung Selamat.

Menurutnya, ia menggunakan mobil milik rekannya karena kendaraan pribadinya sedang dipakai sang istri.

“Sepulang dari sana, karena kelelahan, mobil yang saya kemudikan oleng hingga menabrak pembatas jalan dan mengenai petugas pengutip infak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Simpang Bupati,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan korban hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di Klinik Surya dan dibawa ke RS Putri Bidadari tanpa harus menjalani rawat inap.

Ia juga menyebut telah bertanggung jawab dengan menanggung biaya pengobatan korban serta memberikan santunan sebesar Rp2,5 juta. Selain itu, kedua belah pihak telah menempuh penyelesaian secara kekeluargaan dan bersama-sama mendatangi Satlantas Polres Langkat untuk menyelesaikan administrasi perkara kecelakaan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza dan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Medan-Tanjung Pura Km 40–41, Kecamatan Stabat, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama Ahmad Mubarok (23), warga Kampung Kruni, Kelurahan Kuala Bingai, Kecamatan Stabat. Saat kejadian, korban disebut sedang bertugas mengumpulkan infak untuk Masjid Amaliyah di kawasan Simpang Bupati.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi Sihotang, sebelumnya membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1503 LAN yang dikemudikan Muhammad Wahyu Hidayat (27) melaju dari arah Tanjung Pura menuju Medan.

Diduga, pengemudi kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan menabrak pulau jalan, naik ke atas median, lalu menghantam pejalan kaki yang berada di lokasi.

“Diduga pengemudi kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya sehingga mobil menabrak pulau jalan, naik ke atas pulau jalan, kemudian menabrak pejalan kaki yang berada di lokasi tersebut,” ujar Ipda Budi Sihotang.

Akibat kejadian itu, Ahmad Mubarok mengalami pusing di bagian kepala, luka lecet pada pergelangan tangan kiri, serta pergeseran tulang pada jempol kaki kanan. Korban sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan.

Meski telah tercapai kesepakatan damai antara pengemudi dan korban, pihak kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk melengkapi administrasi dan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *