LangkatTerkini.Com – Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, serta pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pemko Binjai, Rabu (8/7/2026).
Dalam sambutannya, Amir Hamzah menegaskan bahwa jabatan yang diemban para aparatur sipil negara bukanlah simbol kekuasaan ataupun hak istimewa, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
“Jabatan adalah kepercayaan dari negara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan dimaknai sebagai kekuasaan, tetapi sebagai kesempatan mengabdi dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Menurut Amir Hamzah, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan organisasi pemerintahan agar lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik meninggalkan pola kerja birokrasi yang hanya berorientasi pada rutinitas administrasi. Sebaliknya, para pejabat diminta menjadi pemimpin yang inovatif, kolaboratif, mampu menghadirkan solusi, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut mengumumkan penerapan sistem Manajemen Talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada 2026 setelah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Melalui sistem tersebut, pengelolaan karier ASN dilakukan berdasarkan pemetaan kompetensi, potensi, dan kinerja secara objektif. Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pun diharapkan menjadi lebih transparan, efisien, serta berada dalam pengawasan BKN.
Amir Hamzah juga memberikan arahan khusus kepada Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) yang baru agar mampu menjadi pusat lahirnya gagasan dan kebijakan strategis berbasis data, riset, serta inovasi demi mendukung terwujudnya visi “Binjai Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan diminta memperkuat koordinasi pembangunan daerah, mendorong peningkatan investasi, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memastikan seluruh program pemerintah berjalan secara akuntabel.
Kepada para lurah yang baru dilantik, Amir Hamzah berpesan agar aktif turun ke tengah masyarakat, memahami kondisi wilayah masing-masing, serta memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan humanis.
Menutup arahannya, Wali Kota mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan jabatan.
“Hindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jadilah teladan dengan membangun budaya kerja yang beretika, disiplin, profesional, dan akuntabel,” pesannya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat yang menempati posisi strategis di antaranya Muhammad Rifi Hamdani sebagai Kepala BAPPERIDA Kota Binjai, drg. Indra Syahfery sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Oskar Arifandi Ginting sebagai Kepala Bagian Umum Setdako Binjai, Yanes Dustira Nainggolan sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Selain itu, Nadratul Firda sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Auzar Habibie Marpaung sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Ahmad Mahadi Harahap sebagai Kepala Bidang Lampu Penerangan Jalan dan Pertamanan Kawasan Perumahan, serta Bambang Azis Silalahi sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Binjai.




















