LANGKAT

Korban Banjir Besitang ‘Ancam’ Tutup Jalinsum, Tuntut Bantuan Sosial Segera Dicairkan

×

Korban Banjir Besitang ‘Ancam’ Tutup Jalinsum, Tuntut Bantuan Sosial Segera Dicairkan

Sebarkan artikel ini
Korban Banjir Besitang
Plt Bupati Langkat Tiorita didampingi Sekda Langkat Amril dan Kepala BPBD Langkat Ansyari menemui perwakilan korban banjir di Kecamatan Besitang (Foto: tangkapan layar video)

LangkatTerkini.Com Sejumlah perwakilan masyarakat korban banjir di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menyampaikan kekecewaan mereka atas belum terealisasinya bantuan sosial dari pemerintah. Bahkan, warga mengancam akan menggelar aksi demonstrasi hingga menutup Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Langkat Amril serta Kepala BPBD Langkat Ansyari di Ruang VIP Kantor Bupati Langkat. Cuplikan pertemuan itu beredar melalui akun Facebook Siskha Shoop.

Dalam pertemuan tersebut, salah seorang perwakilan masyarakat mengaku warga mulai kehilangan kepercayaan karena hingga kini bantuan yang dijanjikan belum juga diterima.

Ia membandingkan penanganan bencana di Kabupaten Langkat dengan daerah lain, khususnya Aceh, yang menurutnya lebih cepat memperoleh bantuan dari pemerintah pusat.

“Kalau pemerintah tidak bisa memutuskannya, tolong turunkan Pak Tito (Mendagri-red). Kalau memang balai tidak bisa, salah satu jalan yang akan dilakukan masyarakat adalah menutup jalan lintas. Kami sudah didesak masyarakat dan tidak bisa lagi menahan mereka untuk melakukan aksi,” ujarnya sebagaimana dikutip LangkatTerkini.Com, Sabtu (25/7/2026).

Banjir di Desa Sekoci Besitang
Siswa SMA saat melintas Jalan di Desa Sekoci yang masih tergenang air (Foto: tangkapan layar video Facebook Siaga Satu)

Perwakilan warga juga mengungkapkan kecemburuan sosial terhadap korban bencana di Aceh yang dinilai lebih cepat mendapatkan perhatian pemerintah.

“Ibu harus tegas. Di Aceh sedikit saja aksi langsung ada bantuan. Sementara masyarakat Langkat hanya disuruh menunggu. Kami ingin kepastian,” katanya.

Suasana pertemuan sempat memanas ketika masyarakat meminta agar Plt Bupati Langkat yang memberikan penjelasan secara langsung dan tidak diwakili oleh Sekda.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat tidak pernah mengabaikan aspirasi masyarakat dan terus berupaya memperjuangkan bantuan bagi korban banjir.

“Kami juga ingin masyarakat korban banjir mendapatkan bantuan seperti yang diterima daerah lain. Kami tidak main-main. Saya sudah meminta agar langsung menghubungi kementerian di Jakarta, bahkan kami juga telah mengirimkan surat resmi. Kami juga mendampingi perwakilan ke Jakarta agar masyarakat percaya bahwa pemerintah benar-benar serius mengurus persoalan ini,” tegas Tiorita.

Ia berharap masyarakat tetap bersabar karena proses penyaluran bantuan dari pemerintah pusat harus melalui mekanisme dan tahapan administrasi yang berlaku.

Sementara itu, warga berharap perjuangan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Langkat segera membuahkan hasil sehingga bantuan sosial bagi korban banjir di Kecamatan Besitang dan sekitarnya dapat segera direalisasikan dan keresahan masyarakat tidak semakin meluas.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *