LANGKAT

Komentar Pedas Netizen Terkait Aksi Mahasiswa di Dinas Kesehatan Langkat

×

Komentar Pedas Netizen Terkait Aksi Mahasiswa di Dinas Kesehatan Langkat

Sebarkan artikel ini
Koordinator aksi saat menyampaikan orasi di depan Kantor Dinas Kesehatan Langkat (Foto: Istimewa)

LangkatTerkini.Com – Belasan mahasiswa menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Dinas Kesehatan Langkat. Aksi tersebut mendapat komentar pedas dari Netizen di pan fage Langkatterkini.com.

Terlihat netizen yang khawatir aksi tersebut hanya beberapa kali saja dan tidak dikawal sampai tuntas. Dugaan karena ada ‘sesuatu’, setelah itu berhenti.

Aksi Mahasiswa di Dinas Kesehatan Langkat
Tangkapan layar di kolom kementar Langkatterkini.com

“Asal cair gak demo lagi la Wkwkwkwkwk,” komentar @Aq Ndut Zainul Iqwan dipostingan video di pan fage Langkatterkini.com sebagaimana dikutip, Sabtu (10/5/2025).

Sebelumnya diberitakan, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Pemuda Daerah (Forpeda) dan Gerakan Mahasiswa Bersatu Indonesia Raya (Gembira) melakukan aksi demontrasi di depan Kantor Dinas Kesehatan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (6/5/2025).

Pantauan wartawan di lokasi, aksi demontrasi dikawal sejumlah personil Polres Langkat. Tampak massa membawa poster bertuliskan “Kejari Langkat diminta serius dalam mengungkap kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat” dan “Pecat Kadis Kesehatan Langkat karena dianggap gagal dalam menjalankan tugas….!!!

Koordinator aksi, ketua Forpeda, M. Nur Adlin menyeruakan tuntutan kepada Kejaksaan Negeri Langkat untuk menangkap dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan atas dugaan kejahatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.

Masa aksi juga meminta Kejaksaan Negeri Langkat serius menjalankan pemeriksaan terkait proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) bernilai 1,2 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) TA 2024.

Tak hanya itu, mahasiswa yang tergabung dalam Forpeda dan Gembira juga meminta agar Bupati Langkat Syah Afandin mencopot Kepala Dinas Kesehatan Langkat berinisial dr. J.

Di sela aksi, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sri Mahyuni menemui para aksi dan menyampaikan jika kepala dinas tidak berada ditempat.

“Aspirasi kami terima, kami akan sampaikan, ibu kepala dinas sedang tidak ada ditempat, sedang berada di Medan,” kata Sri.

Tidak puas dengan tanggapan Sekretaris Dinas Kesehatan, para pengunjukrasa akan mengadukan tuntutannya ke bupati Langkat.

“Dan apabila kepala Dinas Kesehatan belum meberikan keteranganya atas tuntutan tersebut kami akan kembali menggelar aksi serupa,” kata Nur Adlin.

Usai menyampaikan tuntutan, pengunjukrasa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Langkat. Sayangnya, Bupati tidak berada ditempat. Usai menyampaikan orasi tuntutanya, kemudian masa aksi membubarkan diri dengan tertib.

 

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *