LangkatTerkini.Com – Di tengah panen raya cabai merah yang berlangsung di Kabupaten Batubara, harga cabai merah di Sumatera Utara justru mengalami kenaikan pada pekan ini. Kondisi tersebut dinilai masih wajar karena tingginya permintaan dari luar daerah, terutama Provinsi Riau, yang memiliki harga jual lebih tinggi.
Pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, mengatakan berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai merah di Sumut meningkat dari rata-rata Rp36.500 per kilogram pada awal pekan menjadi sekitar Rp39.000 per kilogram pada akhir pekan.
Di Pasar Petisah Medan, harga cabai merah bahkan naik dari Rp36.000 menjadi Rp44.000 per kilogram pada Jumat. Meski demikian, menurut Gunawan, pergerakan harga cabai masih bersifat fluktuatif dalam jangka pendek.
“Panen besar di wilayah Batubara belum mampu menekan harga cabai secara signifikan di Sumatera Utara. Salah satu penyebabnya karena harga cabai di daerah lain, khususnya Riau, masih lebih tinggi sehingga sebagian hasil panen mengalir ke luar daerah,” ujar Gunawan, Minggu (26/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan data PIHPS Riau, harga cabai merah di Kota Pekanbaru mencapai sekitar Rp50.000 per kilogram, sehingga memberikan insentif bagi pedagang untuk memasok cabai dari Sumut ke wilayah tersebut.
Menurut Gunawan, arus perdagangan antarwilayah seperti ini merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun. Daerah yang mengalami surplus produksi akan memasok kebutuhan wilayah lain yang memiliki harga lebih tinggi.
Meski demikian, ia optimistis harga cabai merah di Sumatera Utara masih akan tetap terkendali dalam beberapa pekan ke depan.
“Saya memperkirakan harga cabai merah di Sumut akan bergerak pada kisaran Rp30.000 hingga Rp45.000 per kilogram, setidaknya sampai Agustus mendatang,” katanya.
Gunawan juga menambahkan, harga cabai di sejumlah daerah sentra produksi lainnya masih relatif rendah. Di Jawa Tengah, harga cabai tercatat lebih murah dibandingkan Sumatera Utara, bahkan di beberapa wilayah Sulawesi berdasarkan data PIHPS, harga cabai berada di bawah Rp20.000 per kilogram.
Dengan kondisi tersebut, ia menilai belum ada indikasi yang mengarah pada lonjakan maupun penurunan tajam harga cabai merah dalam waktu dekat.
“Berdasarkan pemantauan harga secara nasional melalui PIHPS, saya belum melihat adanya potensi gejolak harga yang signifikan. Harga cabai diperkirakan akan cenderung stabil pada level saat ini,” pungkasnya.














