example bannerexample banner
BINJAI

Dosen STIT Al-Washliyah Binjai Antar Mahasiswa KKN ke Desa Kutambaru Naik Pickup

×

Dosen STIT Al-Washliyah Binjai Antar Mahasiswa KKN ke Desa Kutambaru Naik Pickup

Sebarkan artikel ini
Dosen STIT Al Washliyah
Dosen STIT Al-Washliyah Binjai Antar Mahasiswa KKN ke Desa Kutambaru Karo Naik Pickup

LangkatTerkini.Com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perjalanan dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Washliyah Binjai saat mengantarkan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Desa Kutambaru, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

example banner

Dengan menempuh jalur alternatif Binjai–Pamah Semelir–Tanah Karo yang cukup menantang, rombongan menumpangi kendaraan pickup untuk mencapai lokasi pengabdian.

Tiga dosen pembimbing utama turut serta mendampingi mahasiswa dalam perjalanan tersebut, yakni H. Irhamuddin MA, Dr H Adi Sucipto MAg, dan Abdul Rahim MPd. Ketiganya tidak segan berbagi ruang dan duduk bersama mahasiswa di atas pickup, menciptakan suasana akrab dan kekeluargaan yang kental.

“Perjalanan ke lokasi KKN ini merupakan simbol pengabdian dan semangat kebersamaan. Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa dosennya selalu hadir bersama mereka, baik dalam teori maupun dalam praktik lapangan,” ujar H. Irhamuddin di sela-sela keberangkatan.

example banner

Sementara Adi Sucipto menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang pelaksanaan KKN semata, tetapi juga pembentukan karakter, empati, dan nilai-nilai Ke-Islaman dan kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat. 

“Naik pickup bersama bukan halangan, tapi justru menjadi kekuatan moral dalam membentuk rasa solidaritas dan gotong royong,” ujarnya.

example banner
Dosen STIT Al Washliyah Binjai
Mahasiwa KKN saat foto bersama di depan kantor Desa Kutambaru, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara

Hal senada juga disampaikan Abdul Rahim menegaskan pentingnya pengalaman lapangan sebagai wujud nyata dari proses belajar. 

“Di sinilah mahasiswa menguji pengetahuan mereka. Dengan langsung terjun ke masyarakat, mereka belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan mengabdi dengan tulus,” katanya.

example banner

Desa Kutambaru, yang menjadi lokasi KKN tahun ini, dikenal sebagai daerah yang masih sangat membutuhkan sentuhan program-program pemberdayaan berbasis pendidikan dan keagamaan. Para mahasiswa STIT Al-Washliyah Binjai dijadwalkan akan mengabdi selama  satu bulan di sana, membawa program seperti literasi Al-Qur’an dan literasi Umum, pelatihan adab, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Perjalanan yang dilakukan dengan penuh semangat ini menjadi simbol kuat dari misi STIT Al-Washliyah Binjai dalam mencetak sarjana yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan spiritual.

“Kami siap mengabdi, karena kampus telah menanamkan nilai-nilai itu dalam diri kami,” ungkap Dui Rahmawati Br. Angkat salah satu mahasiswa peserta KKN dengan penuh semangat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *