LangkatTerkini.Com – Mewakili Wali Kota Binjai, Camat Binjai Selatan Neri Arisuma, S.STP., M.H., meninjau pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di SD Negeri 020619, Jalan Umar Baki, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Jumat (11/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Neri menyampaikan dukungan pemerintah kecamatan terhadap pelaksanaan BIAS. Ia mengatakan pihak kecamatan akan memantau pelaksanaan imunisasi agar anak-anak yang menjadi sasaran dapat memperoleh vaksin sesuai program.
“Kami mendukung dan terus memantau sampai anak ibu sekalian selesai mendapatkan vaksin. Mungkin itu saja apresiasi dan imbauan saya kepada orang tua sekalian atas pelaksanaan simbolis kegiatan hari ini,” ujar Neri.

Kepala UPTD Puskesmas Rambung, Bambang Sulitiawan, M.Kes., mengatakan imunisasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu yang disebabkan virus maupun bakteri. Ia juga menyoroti masih adanya keraguan sebagian orang tua untuk memberikan izin imunisasi kepada anak.
Menurut Bambang, keraguan tersebut antara lain dipengaruhi informasi yang keliru mengenai imunisasi. Karena itu, ia mengajak orang tua memperoleh informasi kesehatan dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum mengambil keputusan terkait imunisasi anak.
Bambang menyebut program imunisasi telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan sejumlah penyakit menular. Dalam pelaksanaan BIAS 2026, tenaga kesehatan bersama pihak sekolah terus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi bagi anak sesuai ketentuan program kesehatan.
Pelaksanaan BIAS diharapkan dapat menjangkau anak-anak yang menjadi sasaran imunisasi sehingga perlindungan kesehatan dapat diberikan sesuai jadwal dan jenis vaksin yang ditetapkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PPKB Kota Binjai Syamsul Effendi Siregar, S.E., M.M., Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Binjai Roma Putra Hutasuhut, M.Pd., Kepala UPTD Puskesmas Rambung Bambang Sulitiawan, para kader TP PKK, kepala sekolah, guru, orang tua, serta siswa.




















