NASIONAL

Prabowo Tegaskan Sumpah Kepemimpinan: Mengabdi untuk Seluruh Rakyat, Termasuk yang Tak Memilihnya

×

Prabowo Tegaskan Sumpah Kepemimpinan: Mengabdi untuk Seluruh Rakyat, Termasuk yang Tak Memilihnya

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 29 Agustus 2025. (Seskab.go.id)

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan refleksi atas 21 bulan masa kepemimpinannya saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai kepala negara dengan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo mengatakan sumpah yang diucapkannya sebagai Presiden menjadi landasan utama dalam menjalankan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut berlaku bagi seluruh rakyat, termasuk masyarakat yang tidak memilihnya dalam Pemilihan Presiden 2024.

“Saya telah bersumpah menjalankan kepemimpinan negara dengan tulus dan jujur, mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tidak memilih saya,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Menurut Prabowo, terdapat empat pedoman utama yang menjadi pijakan pemerintah selama 21 bulan terakhir.

Pertama, pemerintah bekerja untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedua, pemerintah berupaya menjaga dan melindungi kepentingan nasional yang vital, termasuk mengelola kekayaan Indonesia sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran seluruh rakyat.

Ketiga, pemerintah berupaya mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat dalam waktu sesingkat mungkin. Keempat, seluruh kebijakan pemerintah diarahkan pada kepentingan rakyat, terutama kepentingan generasi mendatang.

“Dalam bekerja kami selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, anak-anak dan kepentingan cucu mereka,” kata Prabowo.

Prabowo menyebut momentum Sidang Tahunan MPR menjadi kesempatan bagi dirinya untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai berbagai hal yang telah dikerjakan pemerintah, hasil yang telah dicapai, sekaligus persoalan yang masih harus diselesaikan.

Namun, Prabowo mengakui bahwa belum seluruh persoalan bangsa dapat diselesaikan dan seluruh janji yang disampaikannya saat kampanye belum sepenuhnya ditunaikan.

“Saya belum bisa mengatakan seluruh persoalan bangsa telah selesai atau seluruh janji yang saya ucapkan telah ditunaikan. Belum,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo menilai pemerintah telah berani mengambil sejumlah keputusan dan melakukan berbagai langkah dalam waktu kurang dari dua tahun masa pemerintahan.

Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut dijalankan dengan kerja keras, niat yang tulus, kehendak yang jelas, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.

Prabowo juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong seluruh unsur bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan nasional. Menurut dia, sejumlah persoalan yang selama puluhan tahun dianggap rumit mulai dapat ditangani melalui kerja bersama.

“Dalam waktu kurang dari dua tahun kita telah berani mengambil keputusan dengan kerja keras, didasari hati yang tulus, kehendak yang jelas dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta gotong royong seluruh unsur bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin mengklaim bahwa seluruh persoalan tersebut telah selesai. Namun, berbagai langkah yang telah dilakukan menjadi bagian dari upaya untuk menyelesaikan persoalan bangsa secara bertahap.

Pidato tersebut menjadi bagian dari penyampaian laporan dan evaluasi Presiden Prabowo kepada lembaga-lembaga negara serta masyarakat Indonesia dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *