LANGKAT

Prihatin Jalan Rusak dan Berlubang, Pemuda Langkat Datangi Kantor Kementerian PU di Jakarta

×

Prihatin Jalan Rusak dan Berlubang, Pemuda Langkat Datangi Kantor Kementerian PU di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Jalan Lintas di Hinai Rusak Parah dan Bergerigi
Jalan lintas Sumatera di Hinai yang bergerigi yang belum di aspal ulang (Foto: LangkatTerkini.Com)

LangkatTerkini.Com – Prihatin dengan kondisi sejumlah titik Jalan Nasional Lintas Sumatera yang mengalami kerusakan dan belum kunjung dituntaskan, pemuda asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Abdul Rahim, mendatangi Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Kedatangan Abdul Rahim selaku Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute tersebut untuk menyampaikan laporan dan pengaduan masyarakat terkait kondisi Jalan Nasional Lintas Sumatera, khususnya di wilayah Kecamatan Hinai dan Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat yang bergerigi setelah dikerok aspal. 

Dalam laporan yang disampaikan kepada Kementerian PU, Lawan Institute menyebut terdapat sejumlah titik jalan yang sebelumnya telah dilakukan pengerukan atau pengupasan badan jalan sebagai bagian dari pekerjaan perbaikan. Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang diterima dari masyarakat serta pengguna jalan, pekerjaan lanjutan di sejumlah titik disebut belum diselesaikan selama beberapa bulan.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Permukaan jalan yang belum tertangani secara optimal juga dikhawatirkan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

“Laporan ini kami sampaikan bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan infrastruktur publik serta mendorong terpenuhinya hak masyarakat atas fasilitas jalan yang aman dan layak digunakan,” demikian salah satu poin dalam laporan Lawan Institute.

Pemuda Langkat Datangi Kementerian PU di Jakarta
Abdul Rahim di Kementeria PU di Jakarta (Foto: LangkatTerkini.Com)

Dalam pengaduannya, Lawan Institute meminta Kementerian PU melakukan pemeriksaan dan verifikasi lapangan terhadap kondisi Jalan Nasional Lintas Sumatera di Kecamatan Hinai dan Kecamatan Gebang.

Mereka juga meminta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut segera melakukan penanganan dan menyelesaikan bagian jalan yang telah dikeruk.

Selain penyelesaian pekerjaan, aspek keselamatan pengguna jalan turut menjadi perhatian. Lawan Institute meminta agar selama pekerjaan belum selesai, tersedia rambu-rambu peringatan, penerangan atau marka sementara, serta fasilitas pengamanan yang memadai di lokasi pekerjaan.

Lawan Institute juga meminta Kementerian PU mengevaluasi progres pelaksanaan pekerjaan, termasuk apabila ditemukan adanya keterlambatan. Jika nantinya terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan, pihaknya berharap pemerintah mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Abdul Rahim mengatakan pihaknya siap memberikan dokumentasi pendukung kepada pemerintah, seperti foto dan video kondisi jalan, titik lokasi, keterangan masyarakat dan pengguna jalan, serta data lainnya.

Menurutnya, Jalan Nasional Lintas Sumatera memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Sumatera Utara. Karena itu, kondisi ruas jalan yang rusak dan pekerjaan yang belum tuntas dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bagi Kementerian PU untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan dan memberikan kepastian mengenai penanganan serta target penyelesaian pekerjaan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *