EKBIS

Harga Plastik Naik, Dampaknya Terbatas-Sumut Berpotensi Alami Inflasi Tipis atau Deflasi

×

Harga Plastik Naik, Dampaknya Terbatas-Sumut Berpotensi Alami Inflasi Tipis atau Deflasi

Sebarkan artikel ini
Harga Plastik Naik
UMKM menggunakan cup plastik (Foto: Tim LangkatTerkini.Com)

LangkatTerkini.com – Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir dinilai hanya memberikan dampak minor terhadap harga kebutuhan masyarakat. Sejumlah produk rumah tangga yang mengalami kenaikan antara lain sampo, sabun cair, pewangi pakaian, hingga sabun mandi cair.

“Namun tidak semua jenis atau merek sampo mengalami kenaikan secara serentak. Beberapa produk sejenis masih bertahan harganya,” ujar seorang pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara di Medan, Senin (27/4).

Sementara itu, untuk komoditas bahan pangan, beberapa mengalami kenaikan secara bulanan, seperti telur ayam, bawang merah, dan minyak goreng curah. Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti cabai merah turun sekitar 21 persen, bawang putih 2 persen, cabai rawit 26 persen, dan daging ayam sekitar 6,6 persen.

“Kenaikan harga plastik yang terjadi secara serentak, namun tidak diikuti dengan kenaikan harga barang yang merata, memunculkan deviasi harga yang cukup lebar,” jelasnya.

Ia memperkirakan Sumatera Utara akan mencatat laju inflasi bulanan sekitar 0,12 persen. Meski demikian, dengan variasi harga yang terjadi belakangan ini, potensi deflasi tetap terbuka di kisaran 0,07 persen.

“Jika kenaikan harga plastik belum sepenuhnya mendorong kenaikan harga kebutuhan masyarakat, maka Sumut cenderung berpotensi mengalami deflasi,” tambahnya.

Namun sebaliknya, jika pencatatan harga di lapangan lebih banyak memasukkan komoditas yang terdampak kenaikan harga plastik, maka peluang inflasi tetap terbuka.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tidak berpuas diri terhadap potensi capaian deflasi bulan ini.

“Potensi kenaikan harga sebenarnya masih tertahan oleh produsen dan pedagang. Banyak pihak yang saat ini masih menanggung beban kenaikan harga plastik,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan perlu segera melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi kenaikan inflasi pada bulan depan atau Juni mendatang. Hal ini mengingat adanya kemungkinan lonjakan harga bahan baku secara luas.

“Capaian pengendalian inflasi di bulan Maret sebaiknya tidak membuat lengah. Kita perlu waspada terhadap potensi tekanan inflasi yang dipicu sentimen global, seperti konflik Iran dengan AS atau Israel, serta gangguan cuaca seperti El Nino,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *