LangkatTerkini.Com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., memimpin panen raya jagung bersama masyarakat di Kecamatan Sei Bingai, Selasa (7/7/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Langkat mendukung program swasembada pangan nasional.
Panen raya berlangsung di lahan jagung seluas 2 hektare dari total areal tanam 10 hektare yang dikelola Kelompok Tani Maju Bersama. Dari lahan yang dipanen, produksi diperkirakan mencapai sekitar 15 ton jagung.
Selain panen raya, kegiatan dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara enam gabungan kelompok tani (Gapoktan) dengan BRI, Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut meliputi dukungan permodalan, penyerapan hasil panen, serta perlindungan jaminan sosial bagi petani.

Dalam sambutannya, Tiorita mengatakan Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen mendukung program strategis pemerintah pusat, khususnya penguatan ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan harus terus kita gempur dan maksimalkan demi meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Langkat,” ujarnya.
Menurut Tiorita, peningkatan produktivitas pertanian perlu didukung dengan akses permodalan, kepastian penyerapan hasil panen, serta perlindungan sosial bagi petani.
“Produktivitas pertanian akan terus meningkat apabila petani memperoleh akses permodalan yang memadai, hasil panennya terserap dengan harga yang layak, serta mendapatkan perlindungan melalui jaminan sosial,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Langkat.
“Saya menyambut baik perjanjian kerja sama ini. Ini merupakan implementasi nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perbankan dalam memperkuat pembiayaan sektor pertanian. Semoga menjadi langkah nyata membangun ekosistem pertanian yang semakin kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
OJK Apresiasi Perluasan Akses Pembiayaan

Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya petani.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Langkat yang terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui kemudahan akses pembiayaan, kepastian penyerapan hasil panen, hingga perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., selaku Ketua TPAKD Kabupaten Langkat, menyampaikan bahwa pada 2025 petani di Kecamatan Sei Bingai telah memperoleh fasilitas pembiayaan sebesar Rp905 juta untuk Gapoktan Maju Bersama dan Rp205 juta untuk Gapoktan Oriza.
Sedangkan hingga Juli 2026, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp1,3 miliar.
“Hal ini menunjukkan tren yang sangat positif. Pertanian di Kabupaten Langkat terus berkembang, sekaligus membuktikan bahwa para petani telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab,” kata Amril.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Langkat, BRI, kelompok tani, Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyaluran fasilitas pembiayaan KUPEDES, KUPRA, dan KUR serta layanan pendukung bagi petani jagung dan padi.
Turut hadir Wakapolres Langkat, Dandim 0203/Langkat, Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Kepala OJK Sumatera Utara, Komandan Yonif 100, perwakilan Kejaksaan Negeri Langkat, pimpinan BRI Cabang Stabat dan BRI Binjai, perwakilan Bulog Medan, BPJS Ketenagakerjaan Binjai, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Langkat, serta Camat Sei Bingai.














