LangkatTerkini.Com – Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Madrasah Besar Tuan Guru Babussalam Besilam Langkat berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan. Sejak pagi hari, masyarakat serta jamaah dari berbagai daerah telah memadati kawasan madrasah untuk bersama-sama menunaikan ibadah sholat hari raya yang sarat dengan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT.
Suasana religius begitu terasa saat lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema di seluruh area madrasah. Barisan jamaah tampak tertib memenuhi ruangan dengan penuh kekhidmatan, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam di kampung religius Babussalam Besilam.
Momentum Idul Adha ini menjadi pengingat akan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan.
Bertindak sebagai imam Sholat Idul Adha, Al-Ustadz M. Yusuf, S.Pd.I memimpin jalannya ibadah dengan suara yang tenang dan penuh penghayatan. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Tuan Khalifah Dr. H. Thamrin Munte, M.Hum dengan mengangkat tema “Hikmah Berkurban”.
Dalam khutbahnya, beliau menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan simbol pengorbanan hawa nafsu, keikhlasan hati, serta bentuk kepedulian terhadap sesama. Idul Adha juga mengajarkan umat Islam untuk mempererat persaudaraan, berbagi kepada yang membutuhkan, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pengabdian yang tulus.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Madrasah Besar Tuan Guru Babussalam Besilam Langkat kembali menjadi gambaran kuatnya nilai ukhuwah Islamiyah yang terus terjaga di tengah masyarakat. Di bawah nuansa religius Babussalam, Hari Raya Kurban tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.














