LangkatTerkini.Com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk di wilayah Sumut termasuk Kabupaten Langkat, menjelang hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 mendapat respons dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Perusahaan pelat merah tersebut menyatakan terus memperkuat distribusi BBM guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya permintaan dalam beberapa hari terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi stok maupun penyaluran BBM di seluruh Fuel Terminal dan SPBU agar distribusi tetap berjalan lancar.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Sumatera Utara guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Monitoring terhadap kondisi stok dan penyaluran di seluruh Fuel Terminal serta SPBU terus dilakukan secara intensif agar distribusi berjalan optimal,” ujar Fahrougi kepada LangkatTerkini.Com, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir terjadi penyesuaian operasional armada distribusi BBM di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Untuk menjaga kelancaran pasokan, Pertamina menambah 15 unit mobil tangki (MT) sebagai armada bantuan sehingga kapasitas distribusi tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tak hanya itu, Pertamina juga mengerahkan 30 Awak Mobil Tangki (AMT) tambahan untuk mempercepat pengiriman BBM dari Fuel Terminal Medan menuju berbagai SPBU di wilayah Sumatera Utara.
Fahrougi menjelaskan, penambahan armada dan personel tersebut merupakan langkah percepatan distribusi menyusul meningkatnya konsumsi BBM selama masa libur sekolah. Selain itu, pola distribusi juga disesuaikan dengan memprioritaskan SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Pertamina berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan tetap membeli sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135.

Sebelumnya, warga Kabupaten Langkat mengeluhkan kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Berdasarkan pantauan LangkatTerkini.Com, antrean kendaraan tampak mengular di beberapa lokasi, di antaranya SPBU Desa Karang Rejo dan SPBU Perdamaian di Kecamatan Stabat.
Pada Minggu (12/7/2026), antrean kendaraan terlihat sejak siang hingga malam hari. Sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk memenuhi area SPBU untuk mendapatkan BBM.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi tepat menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Banyak orang tua khawatir keterbatasan BBM akan mengganggu aktivitas mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.
Masyarakat berharap distribusi BBM segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga tidak terganggu apabila kondisi ini berlangsung lebih lama.














