LangkatTerkini.Com – Bidan Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Vera Leli Septiana Manullang, mengaku kerap menempuh jalur laut untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat karena kondisi jalan darat menuju desa tersebut rusak dan sulit dilalui, terutama saat hujan.
Menurut Vera, perjalanan melalui jalur laut menjadi pilihan agar pelayanan kesehatan kepada warga tetap berjalan. Ia juga mengaku tetap menjalankan tugasnya meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kalau hujan atau gerimis, jalan darat tidak bisa dilalui. Karena itu saya sering memilih jalur laut agar tetap bisa melayani masyarakat,” ujar Vera saat dihubungi LangkatTerkini.Com, Senin (3/8/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa tersebut beberapa kali terdampak banjir. Menurutnya, saat banjir besar pada November lalu, air mencapai setinggi pinggang orang dewasa sehingga merendam ruang pelayanan dan merusak buku-buku pencatatan pasien.
Vera mengaku telah beberapa kali mengusulkan perbaikan maupun pembangunan Pustu kepada pemerintah desa dan pihak terkait. Namun, hingga kini usulan tersebut, menurutnya, belum mendapat tindak lanjut.
Karena kondisi tersebut, Vera mengatakan dirinya menggunakan dana pribadi sekitar Rp18 juta untuk membangun fasilitas Puskesmas Pembantu agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dapat berlangsung.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa kerusakan jalan juga berdampak pada proses evakuasi pasien. Menurutnya, kendaraan roda empat sering tidak dapat melintas ketika jalan berlumpur.
Ia menuturkan, dalam salah satu kejadian, rombongan yang membawa pasien sempat terjebak akibat cuaca buruk dan kondisi medan di tengah laut. Mereka kemudian meminta bantuan melalui layanan darurat 110 dan pihak Kepolisian, namun tak ada jawabanjawaban memberikan pertolongan saat itu.
Vera berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan menuju Desa Pangkalan Siata sehingga mobilitas tenaga kesehatan dan proses rujukan pasien dapat dilakukan melalui jalur darat dengan lebih aman. Ia juga berharap bangunan Puskesmas Pembantu mendapat perhatian untuk diperbaiki agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Catatan Redaksi:
Berdasarkan informasi yang dihimpun LangkatTerkini.com, ruas jalan menuju Desa Pangkalan Siata sebelumnya dilaporkan pernah mendapat penanganan dengan anggaran sekitar Rp500 juta.
Namun, menurut hasil pemantauan Tim LangkatTerkini.Com, penanganan tersebut berupa penyiraman material sirtu. Hingga saat ini kondisi jalan dilaporkan masih mengalami kerusakan berat, berlumpur saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan roda empat. Informasi mengenai pelaksanaan dan hasil pekerjaan tersebut, LangkatTerkini.Com masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait.














