LangkatTerkini.Com – Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn., meninjau pelaksanaan proyek penataan kabel fiber optik dari jaringan udara ke jaringan bawah tanah di Kota Binjai, Senin (19/10/2026). Penataan tersebut dilakukan untuk mendukung kerapian tata kota serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Hasanul Jihadi didampingi Kepala/Koordinator Wilayah APJATEL Sumatera Utara, Jimmy Aswin Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Binjai, Wahyu Umara, S.T.
Program penataan jaringan kabel ini dilaksanakan melalui Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Binjai mendukung Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Penataan tersebut diarahkan untuk mengurangi keberadaan kabel udara yang tidak tertata sekaligus memperbaiki estetika lingkungan perkotaan. Selain aspek keindahan, pengaturan jaringan kabel juga diharapkan dapat mendukung keselamatan pengguna jalan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Dalam pelaksanaannya, APJATEL Sumatera Utara berperan mengoordinasikan operator penyedia layanan telekomunikasi yang beroperasi di Kota Binjai. Sementara itu, pekerjaan teknis di lapangan, termasuk penggalian dan pemasangan pipa pelindung jaringan bawah tanah, dilaksanakan oleh kontraktor di bawah koordinasi APJATEL.
Berdasarkan informasi pelaksanaan proyek, pengerjaan penataan kabel tersebut diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, termasuk tahap perapian. Jalur pekerjaan saat ini berada di kawasan Simpang Megawati hingga depan Binjai Mall.

Peralihan jaringan dari udara ke bawah tanah memerlukan koordinasi antara pemerintah daerah, operator telekomunikasi, dan pelaksana pekerjaan agar proses konstruksi berjalan tertib. Pengaturan lalu lintas, keselamatan pekerja, serta akses masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan selama pengerjaan berlangsung.
Pemerintah Kota Binjai berharap penataan jaringan fiber optik tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui lingkungan yang lebih rapi, aman, dan nyaman. Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pembenahan infrastruktur perkotaan secara bertahap.
Melalui peninjauan lapangan tersebut, pelaksanaan proyek diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Masyarakat pun diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai tahapan pekerjaan, jalur yang terdampak, serta perkiraan waktu penyelesaian penataan kabel di kawasan tersebut.




















