LangkatTerkini.Com – Seorang wanita dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Binjai–Langkat, tepatnya di depan bengkel panglong, Desa Sedang Rejo, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026).
Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan, kondisi jalan di lokasi kejadian memang rusak parah dan kerap membahayakan pengguna jalan. Korban warga, Dusun I, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai.
Salah seorang warga, Nita, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan tersebut.
“Memprihatinkan kali jalan di daerah kami ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat arus lalu lintas dipadati truk yang melintas.
“Jam segitu memang waktu truk keluar semua. Banyak truk jalan beriringan,” katanya.
Diduga, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya sambil menghindari lubang di jalan. Namun nahas, korban justru bersenggolan dengan sepeda motor lain hingga terjatuh dan tersambar truk yang melintas.
“Sedih lihat jalan yang tiap hari dilalui begini,” tambah Nita.
Warga lainnya, Puja Ananda, turut menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan pengamatan di lokasi. Ia menyebutkan bahwa korban datang dari arah Binjai, sementara kendaraan lain dari arah Kuala Begumit.
“Truk sempat mengambil jalur kanan, tapi sudah hampir kembali ke jalur kiri. Dari belakang truk ada sepeda motor yang hendak menyalip, lalu bersenggolan dengan motor dari arah berlawanan. Korban jatuh tepat di depan ban belakang truk,” jelasnya.
Menurutnya, kecelakaan diduga dipicu senggolan antar sepeda motor, meski akhirnya truk yang melindas korban.
“Kalau menurut kami, karena senggolan motor itu. Tapi sopir truk yang kena dampaknya, korban meninggal di tempat,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak parah tersebut, karena dinilai sudah sering menimbulkan kecelakaan.
“Semoga pemerintah cepat tanggap memperbaiki jalan dari Gohor Lama sampai perbatasan Binjai–Langkat. Kalau panas debunya luar biasa, kalau hujan lubangnya jadi seperti kolam. Ditambah lagi penerangan jalan minim,” ungkap Nita.
Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Binjai belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas korban.














