LangkatTerkini.Com – Belanja masyarakat diproyeksikan akan kembali turun setelah awal Ramadan dilalui. Dari hasil pengamatan di lapangan, pada awal Ramadan ini sejumlah pedagang lauk seperti daging ayam dan daging sapi sebagian lebih memilih untuk menutup lapaknya sementara. Hal ini dilakukan setelah terjadi lompatan konsumsi yang tajam untuk kebutuhan daging dimulai dari hari Jumat pekan lalu hingga hari Selasa (17/02).
Hal itu diungkapkan Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin di Medan, Kamis (19/2/2026).
“Berdasarkan pemantauan melalui PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis), harga daging sapi di Kota Medan relatif stabil di kisaran 143 ribu hingga 151 ribu per Kg. Sementara untuk daging ayam di Kota Medan relatif stabil di kisaran level 45.500 per Kg. Kedua komoditas tersebut memang terpantau tidak berubah dibandingkan dengan harga di hari Rabu (18/02),” jemals Benjamin.
Walaupun begitu, sambungnya, kedua harga komoditas tersebut masih terbilang mahal. Seiring dengan proyeksi penurunan konsumsi setelah awal Ramadan, kedua harga daging tersebut berpeluang untuk alami koreksi terbatas hingga sepekan jelang Idul Fitri nantinya.
“Hal yang sama juga terjadi pada harga komoditas lainnya, dimana harga cabai merah di Kota Medan rata-rata stabil di harga 35.500 per Kg,” kata Benjamin.
Namun, lanjutnya, dari hasil pengamatan langsung di sejumlah daerah di Deli Serdang. Harga cabai merah anjlok cukup dalam.
“Di Pasar tradisional Tanjung Morawa, harga cabai merah dijual 23 ribu per Kg, turun dari posisi sebelumnya sekitar 33 ribu per Kg. Selanjutnya cabai rawit juga turun di kisaran level 27 ribu per Kg, dari posisi sebelumnya 29 ribu per Kg,” jelasnya.
Kemudian, sambungnya, disusul harga cabai hijau terpuruk ke level 15 ribu per Kg, meskipun cukup stabil dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya. Namun kondisi harga cabai hijau sudah anjlok sekitar 50% jika dibandingkan dengan harga pada 9 Februari yang sempat berada di kisaran 30 ribu per Kg.
“Demikian juga cabai caplak, turun di kisaran 50 ribu per Kg dari sekitar 70 ribu per Kg pada hari Selasa lalu. Harga cabai yang turun diproyeksikan hanya terjadi sementara, karena kondisi belanja masyarakat akan kembali normal nantinya di H+3,” jelasnya.
Selebihnya, kata Benjamin, harga kebutuhan lainnya seperti sayur-sayuran juga terpantau bergerak stabil. Untuk komoditas seperti minyak goreng curah, beras dan gula pasir juga masih stabil. Bahkan untuk komoditas gula pasir dan minyak goreng curah berpeluang turun harga di tengah konsumsi kedua komoditas tersebut yang alami peningkatan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
(Abdul Rahim)










