LANGKAT

Dua Angkot Timtax Tabrakan di Jalan Nasional Medan- Brandan, Berikut Identitas Belasan Penumpang Luka-luka

×

Dua Angkot Timtax Tabrakan di Jalan Nasional Medan- Brandan, Berikut Identitas Belasan Penumpang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan sesama Angkot Timtak
Kecelakaan sesama Angkot Timtak

LangkatTerkini.Com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit mobil penumpang (mopen) angkot Timtax terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nasional Medan–Pangkalan Brandan, tepatnya di Dusun X, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Kecelakaan melibatkan angkot Timtax dengan nomor polisi BK 1371 RZ dan BK 1465 RK yang datang dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Polres Langkat, Ipda Budi, menjelaskan identitas pengemudi kedua kendaraan. Pengemudi angkot Timtax BK 1371 RZ diketahui bernama Candra (40), warga Securai, Brandan. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) maupun di RSU Mahkota Bidadari Gebang.

Sementara itu, pengemudi angkot Timtax BK 1465 RK adalah Ramud Manik (40), warga Binjai. Ia mengalami patah tertutup pada kaki kanan, luka lecet di kaki kiri, serta nyeri pada tulang rusuk sebelah kiri, dan saat ini menjalani perawatan di RSU Mahkota Bidadari Gebang.

Selain pengemudi, sejumlah penumpang dari kedua angkot juga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda dan seluruhnya mendapatkan perawatan medis di RSU Mahkota Bidadari Gebang. Para korban antara lain:

  • Masitah (28), wiraswasta, warga Jalan Ampera I Stabat, mengalami luka robek di kening.
  • Ira Handayani (34), ibu rumah tangga, warga Brandan, mengalami patah tertutup kaki kanan serta luka lecet pada mata kanan.
  • Idris, mengalami luka robek di kepala dan bibir.
  • M. Habib (17), pelajar, warga Brandan, mengalami luka robek di betis kaki kanan dan kiri.
  • Fatmawati Tanjung (54), petugas PMI Langkat, warga Jalan Jawa No.19 Pangkalan Brandan, mengalami patah tertutup tangan kiri, luka robek di kepala sebelah kiri, serta luka lecet di kaki kiri.
  • Natasya Al Fitrah (23), wiraswasta, warga Jalan Perdamaian Pelawi Selatan, mengalami luka robek di atas mata kiri.
  • Ika Rahayu (27), petugas PMI Stabat, warga Jalan Wahidin Brandan Barat, mengalami luka robek di bibir dan memar di kaki kiri.
  • Fatimah (43), wiraswasta, warga Dusun III Teluk Meku Babalan, mengalami patah tertutup paha kiri.
  • Jamaludin (43), wiraswasta, warga Dusun III Teluk Meku Babalan, mengalami luka robek di pelipis mata kiri dan bibir kiri.
  • Anani Husna (30), wiraswasta, warga Brandan, mengalami luka robek di kening serta hidung mengeluarkan darah.
  • Melisa (18), wiraswasta, warga Simpang Kolam Gebang, mengalami luka robek di dahi dan tangan kiri.
  • Melinda (18), wiraswasta, warga Simpang Kolam Gebang, mengalami luka robek di kening kiri, mulut, serta luka lecet di kaki kiri.
  • Arkan (17), pelajar, warga Pangkalan Brandan, mengalami luka lecet di kaki kanan dan kiri.

Ipda Budi menjelaskan menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, sebelum tabrakan terjadi, angkot Timtax BK 1371 RZ melaju dari arah Pangkalan Brandan menuju Medan, sementara angkot Timtax BK 1465 RK datang dari arah Medan menuju Brandan.

“Setibanya di lokasi yang merupakan jalan lurus, angkot BK 1371 RZ diduga mengalami selip dan oleng ke kanan hingga bertabrakan dengan angkot BK 1465 RK yang datang dari arah berlawanan,” paparnya.

(Abdul Rahim)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *