LANGKAT

Warga Desa Pelawi Selatan Teluk Aru Tegaskan Perbaiki Jalan Rusak Harga Mati! Tolong Bapak yang Terhormat

×

Warga Desa Pelawi Selatan Teluk Aru Tegaskan Perbaiki Jalan Rusak Harga Mati! Tolong Bapak yang Terhormat

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Pelawi Selatan Teluk Aru
Warga Desa Pelawi Selatan Teluk Aru menggelar aksi, menuntut pemerintah segera perbaiki jalan rusak di desa tersebut (Foto: tangkapan layar video)

LangkatTerkini.Com – Warga Dusun I Suka Mulia, Desa Pelawai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berharap pemerintah memperbaiki jalan rusak. Akibat jalan rusak tersebut mengakibatkan korban. Warga pun kecewa dengan pemerintah desa dan kabupaten.

“Sekali lagi kami warga Dusun I Suka Mulia, mendesak segera pengaspalan jalan, sebagaimana kondisi yang barak lihat sangat sungguh memprihatinkan,” kata koordinator aksi, Koqlil di lokasi jalan rusak sebagaimana video yang diterima LangkatTerkini.Com, Sabtu (28/6/2025).

Perbaikan jalan rusak itu tak bisa ditawar-tawar. “Kiranya harga mati jalan ini segera diperbaiki, masyarakat sudah kecewa, karena lambatnya proses perbaikan jalan ini. Kami sudah mengikuti jalan rusak ini. Pada Bapak yang terhormat tolong perhatikan kami. Di sini lah kami berusaha, disinilah kami tinggal,” pungkasnya.

Warga Jadi Korban Akibat Jalan Rusak di Desa Plawi Selatan, Batu Terbang Lukai Pengendara

Kondisi jalan yang rusak parah di Desa Pelawi Selatan, Kecamatan Babalan, kembali memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka akibat terkena percikan batu yang terlempar saat melintasi jalan berlubang, Sabtu (22/6).

Menurut saksi mata di lokasi, insiden tersebut terjadi saat mobil melintas berpapasan di jalan yang penuh batu dan lubang. Saat salah satu kendaraan melaju dengan kecepatan sedang, roda depan menghantam batu lepas, menyebabkan batu tersebut terlempar dan mengenai bagian wajah pengendara lain.

“Korban sempat terhuyung dan hampir jatuh. Batu mengenai pelipisnya hingga berdarah,” ujar warga inisial SH  yang berada di lokasi kejadian.

Peristiwa ini semakin memicu kemarahan warga yang selama ini telah resah dengan kondisi jalan tersebut. Mereka menilai kelalaian pemerintah desa dan lambannya perbaikan infrastruktur sangat membahayakan keselamatan warga. Sampai terjadi demo warga.

“Sudah kami keluhkan berkali-kali. Tapi tidak pernah digubris. Sekarang malah ada yang jadi korban,” tambah SH

Warga berharap kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah desa dan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan sebelum ada korban jiwa.

Sampai saat ini, pihak perusahaan belum hadir dalam mediasi yang diselenggarakan oleh Camat Babalan, Polsek Pangkalan Brandan, Kepala Desa Pelawi Selatan. Namun belum juga ada titik temu. Sementara itu, warga berencana akan menggelar aksi protes jika tidak ada tindak lanjut dalam waktu dekat.*

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *