LANGKAT

Ancaman Longsor Sungai Wampu, Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Tanggul Dilanjutkan hingga Tuntas

×

Ancaman Longsor Sungai Wampu, Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Tanggul Dilanjutkan hingga Tuntas

Sebarkan artikel ini
Ancaman Longsor Sungai Wampu, Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Tanggul Dilanjutkan hingga Tuntas
Perbaikan Sungai Wampu (Foto: Instagram Bobby Nasution)

Langkat Terkini – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan perkuatan tanggul Sungai Wampu di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dilaksanakan sesuai standar teknis. Infrastruktur tersebut dibangun untuk mengurangi risiko banjir dan longsor yang selama ini mengancam kawasan permukiman warga.

Kepastian itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau progres pembangunan tanggul sekaligus berdialog dengan masyarakat Dusun II, Desa Stungkit, Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Surbakti dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Bobby mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, pekerjaan perkuatan tanggul sedang berjalan. Ia juga meminta masyarakat turut mengawasi proses pembangunan, terutama terkait kesesuaian material dan pelaksanaan pekerjaan dengan ketentuan teknis.

“Jadi kami tadi sudah melihat dan memastikan pelaksanaan perkuatan tanggul sungai (Wampu) berjalan baik,” ujar Bobby saat berdialog dengan warga.

Berdasarkan catatan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumatera Utara, kerusakan tanggul Sungai Wampu telah terjadi sejak 2013. Sejumlah upaya penanganan sebelumnya telah dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun masyarakat secara swadaya.

Pada awal 2026, Pemprov Sumut melakukan penanganan sementara dengan mengerahkan alat berat dan menggunakan material bambu yang disediakan melalui swadaya masyarakat. Selanjutnya, pembangunan perkuatan tanggul permanen mulai dilaksanakan pada Agustus 2026.

Ancaman Longsor Sungai Wampu
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Plt Bupati Langkat Tiorita meninjau pengerjaan Sungai Wampu (Foto: infosumut.id)

Bobby mengapresiasi partisipasi masyarakat Desa Stungkit yang sebelumnya bergotong royong memasang bambu sebagai penahan sementara sebelum pemasangan pancang besi dilakukan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat tidak hanya membantu penanganan awal kerusakan tanggul, tetapi juga diperlukan untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan.

Ia meminta warga melaporkan apabila menemukan material yang tidak sesuai standar maupun pekerjaan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya juga mohon ke warga, ikut mengawasi pembangunan ini. Seperti memastikan material sesuai standar. Dan saya memastikan pembangunan tanggul ini akan dikerjakan sampai selesai,” katanya.

Dalam dialog tersebut, salah seorang warga Desa Stungkit, Sofyan, menyampaikan apresiasi atas pembangunan perkuatan tanggul. Ia berharap penanganan tidak hanya dilakukan pada titik yang sedang dikerjakan, tetapi juga dilanjutkan ke lokasi lain yang berpotensi mengalami longsor.

Selain persoalan tanggul, masyarakat turut menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Gubernur Sumut, mulai dari bantuan pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan, hingga usulan pembangunan jembatan penghubung menuju Kecamatan Selesai.

Warga menyebut selama ini penyeberangan menuju wilayah seberang masih mengandalkan getek. Kondisi tersebut mengharuskan masyarakat menempuh jalur memutar dengan waktu perjalanan yang dapat mencapai sekitar 1,5 jam.

Menanggapi usulan itu, Bobby mengatakan pemerintah akan terlebih dahulu mengkaji kemungkinan pembangunan jembatan dengan perkiraan panjang sekitar 150 meter. Kajian tersebut mencakup perhitungan teknis, termasuk panjang dan ketinggian jembatan serta kondisi lokasi pembangunan.

“Untuk jembatan, kami akan lihat dulu kemungkinannya dengan panjang 150 meter. Hitung-hitungannya (panjang dan tinggi jembatan), dan mempelajari dulu kondisinya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait persoalan sosial dan ekonomi. Bobby menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus memprioritaskan penanganan peredaran narkoba, judi online, dan berbagai persoalan sosial lainnya.

Ia menambahkan, penanganan persoalan tersebut perlu disertai penguatan ekonomi masyarakat agar upaya meningkatkan kesejahteraan warga dapat berjalan beriringan.

Melalui pembangunan perkuatan tanggul dan pembahasan berbagai aspirasi masyarakat, pemerintah diharapkan dapat mendorong peningkatan keamanan lingkungan serta memperbaiki akses infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *