LangkatTerkini.Com – Aksi warga dengan membakar ban dan memblokir Jalan Lintas Nasional di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (8/10/2026), akhirnya mendapat respons. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) kembali melanjutkan pekerjaan pengaspalan jalan nasional yang sebelumnya sempat dihentikan dengan alasan material aspal masih dalam proses uji laboratorium.
Aksi pemblokiran tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional mengalami kemacetan. Aparat kepolisian kemudian melakukan pengamanan sekaligus mengawal kelancaran arus kendaraan di lokasi.
Kembali dilanjutkannya pengaspalan menjadi perhatian warga yang sebelumnya mendesak agar pembangunan jalan nasional tersebut dikerjakan hingga tuntas dan tidak kembali dihentikan.

“Kami terus mengawal jalan nasional di Langkat ini agar dikerjakan hingga selesai. Kami harap tidak ada pemberhentian lagi. Apabila diberhentikan, kami akan turun ke jalan lagi dengan massa yang lebih banyak lagi,” kata Atok Labu, didampingi Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumut, Abdul Rahim.
Atok juga mengajak masyarakat turut mengawasi proses pembangunan jalan nasional tersebut. Menurutnya, pengawasan dari masyarakat diperlukan agar pekerjaan yang telah dimulai dapat berjalan hingga selesai.
“Kepada masyarakat untuk mengawasi pembangunan jalan nasional ini,” ujarnya.
Sementara itu, situasi di lokasi berangsur kondusif setelah pekerjaan pengaspalan kembali dilakukan dan petugas kepolisian tetap melakukan pengawalan di sepanjang jalur yang sebelumnya sempat diblokir warga.














