LangkatTerkini.Com – Sebuah pohon tumbang dan menimpa lapak pedagang UMKM yang berjualan lontong dan nasi gurih di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu pagi (16/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat pelaksanaan Car Free Day (CFD). Akibat kejadian itu, sejumlah dagangan milik pedagang dilaporkan rusak dan mengalami kerugian.
Pantauan di lokasi, sejumlah makanan serta peralatan makan milik pedagang terlihat berserakan dan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon.
Seorang warga yang berada di lokasi menyayangkan kondisi pohon yang dinilai sudah tua dan meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan serta peremajaan pohon di kawasan tersebut.
“Pohon-pohon yang sudah tua seharusnya diperiksa dan diremajakan. Apalagi lokasi ini ramai warga saat CFD,” ujar warga tersebut.
Warga juga berharap Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan perhatian kepada pedagang yang terdampak serta memastikan kondisi pepohonan di sepanjang kawasan tersebut aman bagi masyarakat.
“Bupati Langkat diharapkan dapat melihat kondisi ini dan meminta instansi terkait segera melakukan penanganan, termasuk membantu pedagang yang mengalami kerugian,” katanya.
Warga juga mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Langkat terkait penanganan pohon-pohon tua di kawasan tersebut. Menurut warga, kejadian pohon tumbang bukan kali pertama terjadi sehingga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi DLH Langkat untuk melakukan pemeriksaan dan peremajaan pohon guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kekhawatiran warga juga muncul karena kawasan tersebut diperkirakan akan kembali ramai pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Warga berharap pemeriksaan terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan dapat segera dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Erwin, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut menyampaikan bahwa informasi mengenai pohon tumbang telah diteruskan kepada jajarannya untuk mendapat perhatian dan tindak lanjut.
“Sudah kami teruskan WA-nya untuk menjadi perhatian serius rekan-rekan,” ujar Erwin melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya, Erwin juga menyampaikan bahwa penanganan teknis terkait kejadian tersebut dapat dikoordinasikan dengan pejabat bidang terkait.
“Kabid dan jabatan fungsional, terkait hal tersebut,” katanya.
Erwin menjelaskan bahwa dirinya saat ini sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang berlangsung hingga Oktober 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai langkah penanganan terhadap pedagang yang terdampak maupun rencana pemeriksaan dan peremajaan pohon di lokasi kejadian.














