LangkatTerkini.Com – Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Binjai, Muhammad Rifi Hamdani, S.AB., M.SP., menghadiri Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026 di Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Kamis (27/8/2026).
Rapat yang diselenggarakan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia itu diikuti 154 kepala daerah se-Sumatera. Forum tersebut membahas penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.
Dalam sambutan Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, disampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor, penguatan kualitas data sasaran, serta intervensi yang tepat agar program dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting di Sumatera Utara tercatat sebesar 22 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 19,8 persen.
Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden, Edi Cahyono Suryanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan kesehatan ibu dan anak, penguatan ketahanan keluarga, serta perbaikan sanitasi dan lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama, diskusi, dan sesi tanya jawab mengenai tantangan serta strategi percepatan penurunan stunting di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas P3AM Joner Lumbantoruan, S.SiT., M.Kes., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Desman, SKM., M.Kes., Kepala Bidang Ekososbud Bapperida Lindung Limbong, S.Sos., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Yustina Lita Lingga, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Khairunnisa R. Galua.



















