LangkatTerkini.Com – Pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat Sumatera Utara tahun 2026 mendapat sorotan dari sebagian masyarakat. Sejumlah warga menilai terdapat perbedaan dalam pelaksanaan upacara dan karnaval dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah lokasi pelaksanaan upacara. Jika pada tahun-tahun sebelumnya upacara kemerdekaan digelar di Lapangan Nur Cahaya, tahun ini kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi berbeda yaitu di Museum Daerah di Tanjung Pura.
Selain lokasi, sebagian warga juga menyoroti prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang dinilai berlangsung lebih sederhana. Menurut warga, prosesi tersebut melibatkan delapan personel pengibar bendera.
Sorotan lainnya datang dari pelaksanaan karnaval. Sejumlah warga yang telah menunggu penampilan drumband sejak awal rute karnaval mengaku kecewa karena penampilan tersebut baru berlangsung ketika peserta tiba di depan panggung penghormatan.
Akibatnya, masyarakat yang berada di sekitar Masjid Azizi tidak dapat menyaksikan penampilan drumband sesuai harapan. Padahal, pertunjukan drumband menjadi salah satu atraksi yang selama ini dinantikan masyarakat dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Sejumlah warga berharap penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI pada tahun-tahun mendatang dapat lebih mempertimbangkan antusiasme dan kenyamanan masyarakat. Hal tersebut antara lain melalui penentuan lokasi upacara yang mudah diakses serta pengaturan teknis karnaval agar berbagai pertunjukan dapat dinikmati masyarakat di sepanjang rute.
Warga menilai keterlibatan dan partisipasi masyarakat penting agar peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.














