LangkatTerkini.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (18/6/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi sekaligus kepedulian mahasiswa terhadap sejumlah persoalan nasional yang dinilai berdampak langsung kepada masyarakat.
Dalam aksi yang berlangsung tertib dan damai itu, kader HMI Cabang Langkat secara bergantian menyampaikan orasi terkait berbagai isu strategis, mulai dari kondisi ekonomi nasional, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sektor pendidikan dan kesehatan, hingga kebebasan menyampaikan pendapat.
Massa aksi menyoroti meningkatnya tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). Mereka menilai pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih efektif agar kebijakan yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, HMI Cabang Langkat juga menaruh perhatian terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional. Menurut mereka, pelaksanaan program tersebut perlu mendapat pengawasan dan evaluasi menyeluruh hingga ke tingkat daerah agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang optimal.
Dalam pernyataan sikapnya, HMI Cabang Langkat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya:
- Menghentikan praktik pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta mengutamakan penggunaan anggaran yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat
- Mengambil langkah konkret untuk menekan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak yang dinilai semakin membebani masyarakat
- Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global
- Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program nasional lainnya agar berjalan tepat sasaran dan transparan
- Menolak segala bentuk kriminalisasi, intimidasi, maupun tindakan represif terhadap aktivis, mahasiswa, jurnalis, dan masyarakat sipil yang menyampaikan kritik
- Memprioritaskan pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi kemajuan bangsa
- Membuka ruang yang lebih luas terhadap kritik dan aspirasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan
Ketua Umum HMI Cabang Langkat, M. Alfi Syahrin, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan aspirasi publik serta mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kami turun ke jalan untuk menyampaikan suara masyarakat yang semakin sulit didengar. Ini juga menjadi pengingat kepada Pemerintahan Prabowo–Gibran agar tidak mengabaikan kondisi ekonomi yang dirasakan rakyat dan melakukan evaluasi terhadap program-program yang masih menyisakan persoalan di lapangan. HMI Cabang Langkat akan terus mengawal dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Alfi.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berlangsung tertib.














