LangkatTerkini.Com – Ribuan warga, santri, serta pegawai RSU Bidadari Group mengiringi dan menshalatkan jenazah Almarhum H. Muhammad Nur bin Abubakar Budiman, pendiri RSU Bidadari Group sekaligus tokoh pendidikan Islam dan pendiri Yayasan Nuur Ar Radhiyyah.
Almarhum wafat dalam usia 72 tahun dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, santri, masyarakat, serta dunia pendidikan dan kesehatan di Sumatera Utara.
Shalat jenazah dilaksanakan usai Shalat Ashar di kompleks Pesantren Radhiyyah, Jalan Pangkalan Brandan Km 63, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (7/6/2026). Shalat Ashar diimami oleh Tuan Guru Besilam, sementara shalat jenazah diimami oleh cucu Almarhum. Doa setelah shalat jenazah dipimpin oleh Tuan Guru Babussalam, Syekh Zikmal Fuad.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Ribuan pelayat yang terdiri dari warga, santri, keluarga, serta pegawai RSU Bidadari Group turut mengantarkan jenazah menuju lokasi pemakaman yang disebut-sebut telah dipersiapkan sendiri oleh Almarhum semasa hidupnya.
Sepanjang perjalanan menuju makam, santri, keluarga, dan masyarakat bersama-sama melantunkan tahlil dan doa. Terlihat pula anak-anak Almarhum ikut mengangkat keranda jenazah bersama para santri sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal berjasa dalam bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan tersebut.
Saat prosesi pemakaman berlangsung, cucu Almarhum mengumandangkan azan di sisi makam. Di atas area pemakaman tampak berdiri kubah berwarna hijau yang menjadi penanda tempat peristirahatan terakhir Almarhum.
Turut hadir menyaksikan prosesi pemakaman hingga selesai, keluarga besar Almarhum dan Tuan Guru Babussalam, Syekh Zikmal Fuad, yang bersama para pelayat mengiringi doa untuk Almarhum.
Kepergian H. Muhammad Nur bin Abubakar Budiman meninggalkan warisan besar melalui kiprahnya dalam pengembangan pendidikan Islam dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin














