NASIONAL

Ratusan Warga di Lhokseumawe Konvoi Bawa Bendera Bulan Bintang, Aksi Diamankan TNI

×

Ratusan Warga di Lhokseumawe Konvoi Bawa Bendera Bulan Bintang, Aksi Diamankan TNI

Sebarkan artikel ini
Ratusan Warga di Lhokseumawe
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran saat berdialog dengan warga (Foto: Antara News)

LangkatTerkini.Com – Ratusan masyarakat terlihat melakukan konvoi sambil membawa bendera bulan bintang di sejumlah ruas jalan di Kota Lhokseumawe, Aceh, pada Kamis (25/12/2025). Aksi tersebut mendapat pengamanan dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Berdasarkan video yang beredar dan dilihat media, massa tampak mengendarai sepeda motor dan mobil secara beriringan. Mereka mengibarkan bendera bulan bintang serta meneriakkan kata “merdeka” selama konvoi berlangsung.

Dalam rekaman tersebut, prajurit TNI terlihat berada di lokasi untuk mengawal jalannya aksi dan mengatur arus lalu lintas. Pengamanan dilakukan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kemacetan di jalan raya.

Dikutip dari Antara News, Prajurit TNI AD Korem 011/Lilawangsa membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe, Aceh, dan sepucuk senjata api pistol serta senjata tajam rencong.

“Saat ini, TNI membubarkan kelompok pembawa bendera GAM yang melakukan aksi di tengah jalan. Seorang pria bawa senjata api pistol dan rencong diamankan,” kata Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, di Lhokseumawe, sebagaimana dikutip LangkatTerkini.Com dari Antara News, Jumat (26/12).

Pembubaran aksi yang dipimpin Danrem Ali Imran tersebut berlangsung di jalan nasional lintas Banda Aceh – Medan, tepatnya, Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Akibat aksi ini, arus lalu lintas di sana sempat terganggu, meskipun pembubaran diwarnai ketegangan, tetapi akhirnya massa dapat dibubarkan.

Setelah dilakukan upaya pendekatan, spanduk maupun kain umbul-umbul serupa bendera GAM tersebut akhirnya diberikan sukarela oleh massa, dan mereka membubarkan diri.

Kolonel Ali Imran mengatakan, prajurit TNI membubarkan aksi ini tanpa kekerasan, melainkan dengan cara persuasif, bahkan mendapat dukungan dari masyarakat.

Di tengah pembubaran aksi, ini TNI ikut mengamankan seorang pria dari kelompok tersebut yang membawa tas, ternyata berisikan senjata tajam dan senjata api pistol.

Pria pemilik senjata api tersebut, lanjut Danrem, diduga sebagai provokator, karena sempat mengiring kelompok tersebut berbuat anarkis dengan meneriakkan kata melawan. Tetapi, saat didekati prajurit TNI untuk menghentikan, yang bersangkutan berusaha kabur.

Lalu, seorang warga setempat menahan pria tersebut hingga diamankan personel TNI. Saat diperiksa tas yang dikalungkan di dadanya, terdapat satu pucuk senjata api jenis pistol, dan senjata tajam pisau rencong.

“Pelaku beserta barang bukti senjata berbahaya itu diserahkan oleh TNI kepada pihak kepolisian yang saat itu turut hadir di lokasi,” demikian Danrem Kolonel Inf Ali Imran.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *