LangkatTerkini.Com – Kementerian Agama (Kemenag) bersama sejumlah lembaga kemitraan menyalurkan bantuan berupa tikar kepada para pengungsi yang berada di Sekolah MTs Negeri 1 Langkat, Desa Perkubuan, Kecamatan Tanjung Pura pada Jumat (19/12/2025).
Namun, proses pembagian bantuan tersebut sempat diwarnai ketidaktertiban dari sebagian pengungsi. Padahal, bantuan tikar itu rencananya akan dibagi dua, yakni untuk guru serta pengungsi yang berada di MTs Negeri 1 Langkat dan MAN 1 Langkat.
Pantauan Langkatterkini.com di lokasi, sejumlah emak-emak terlihat menarik spanduk yang hendak digunakan untuk sesi foto. Salah seorang emak-emak yang mengenakan baju putih dan jilbab menolak difoto sebelum tikar yang berada di atas mobil pik-up diturunkan dan dibagikan.
“Makanya kami tidak mau foto sebelum itu diturunkan,” ujar emak-emak tersebut sambil menarik spanduk.
Situasi semakin kurang kondusif karena warga di luar pengungsi juga berdatangan setelah melihat adanya pembagian bantuan.
Salah seorang warga setempat, Dul, menyayangkan sikap sebagian pengungsi tersebut. Ia menilai seharusnya bantuan yang diberikan dapat diterima dengan rasa syukur.
“Maunya terima sajalah, disyukuri masih ada yang peduli,” ujarnya.
(LangkatTerkini.Com)














