LangkatTerkini.Com – Puluhan emak-emak mendatangi Kantor Desa Perkubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (22/10/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan tuntutan kepada PT EMP terkait kerusakan jalan dan rumah warga serta dampak debu yang ditimbulkan kendaraan proyek.
Dalam tuntutan tersebut, warga meminta PT EMP memperbaiki jalan dan rumah yang mengalami kerusakan. Mereka juga mengeluhkan debu yang beterbangan akibat kendaraan proyek yang melintas di sepanjang jalan tersebut, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya para pedagang di sekitar lokasi.
Warga mengkhawatirkan paparan debu tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan, termasuk risiko gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain meminta perbaikan jalan dan rumah warga, mereka mendesak PT EMP melakukan penyiraman jalan sebanyak empat kali sehari guna mengurangi debu yang beterbangan.
Warga juga menyoroti kondisi material penimbunan jalan yang dinilai belum memadai. Saat cuaca panas, jalan menjadi berdebu, sedangkan ketika hujan, permukaan jalan berubah menjadi berlumpur sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Warga berharap pihak PT EMP segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan melakukan perbaikan serta mengambil langkah konkret untuk mengurangi dampak aktivitas kendaraan proyek terhadap masyarakat sekitar.
Langkat Terkini sedang berusaha mengkonfirmasi pihak PT EMP dan Kades Perkubuan.














