LANGKAT

Jalan Sambirejo-Kwala Begumit Langkat Rusak Bertahun-tahun, Warga Desak Truk Galian C Ditertibkan

×

Jalan Sambirejo-Kwala Begumit Langkat Rusak Bertahun-tahun, Warga Desak Truk Galian C Ditertibkan

Sebarkan artikel ini
Jalan Sambirejo-Kwala Begumit Langkat Rusak Bertahun-tahun, Warga Desak Truk Galian C Ditertibkan
Truk yang melebihi tonase bebas melintas di Jalan Sambirejo-Kwala Begumit

LangkatTerkini.Com – Kerusakan jalan di jalur Sambirejo-Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan yang rusak dan debu yang beterbangan disebut mengganggu aktivitas warga, termasuk pedagang yang berusaha di sepanjang jalur tersebut.

Masyarakat meminta pemerintah daerah dan instansi terkait mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut. Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat diminta menertibkan truk pengangkut material galian C, khususnya kendaraan yang diduga melintas dengan muatan melebihi batas tonase. Sementara itu, instansi yang berwenang di bidang perizinan dan kepolisian diminta melakukan pemeriksaan terhadap legalitas kegiatan galian C di wilayah Langkat.

Selain penertiban angkutan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat juga diminta segera menangani kerusakan jalan yang menurut warga telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Salah seorang warga, Setiawan, mengatakan penanganan persoalan tersebut membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait. Ia berharap penertiban angkutan material, pemeriksaan perizinan, dan perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara bersamaan.

“Segera semua harus bekerja sama, agar persoalan jalan rusak dan galian C ilegal ditindak dan truk yang melebihi tonase juga ditindak,” kata Setiawan kepada LangkatTerkini.com, Minggu (18/10/2026).

Menurut keluhan warga, debu dari jalan yang rusak telah masuk ke rumah-rumah dan mengganggu aktivitas masyarakat serta pedagang di sepanjang jalur tersebut. Warga juga mengkhawatirkan dampak debu terhadap kesehatan apabila terhirup secara terus-menerus.

Makanan Bergizi Gratis
Gunawan Benjamin

Sebelumnya, keluhan mengenai kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Langkat juga mendapat perhatian dari pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin. Ia menilai aktivitas galian C memiliki kontribusi terhadap perputaran ekonomi masyarakat, tetapi dampaknya terhadap infrastruktur perlu menjadi perhatian.

“Pada dasarnya aktivitas galian C yang menggeliat menjadi bagian dari perputaran ekonomi di suatu wilayah. Aktivitas tersebut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dan memberikan manfaat bagi banyak pihak yang terlibat,” kata Gunawan Benjamin kepada LangkatTerkini.com, Selasa (2/6/2026).

Meski demikian, ia menilai angkutan material galian C berpotensi mempercepat kerusakan jalan, terutama apabila kendaraan yang beroperasi melampaui kapasitas muatan yang diizinkan.

Menurut Benjamin, manfaat ekonomi dari kegiatan usaha perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur agar tidak menimbulkan beban bagi masyarakat pengguna jalan.

“Manfaat ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas galian C jangan sampai justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas yang menggunakan jalan tersebut. Pada titik ini, fokus pemerintah seharusnya bukan hanya pada aktivitas usaha galian C, tetapi juga memastikan kondisi jalan yang dilalui memang layak menampung aktivitas angkutan material tersebut,” ujarnya.

Truk Galian C
Truk yang melebihi tonase bebas melintas di Jalan Sambirejo-Kwala Begumit

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan daya dukung jalan dalam proses perizinan usaha. Menurutnya, perencanaan kegiatan usaha perlu memperhatikan kemampuan infrastruktur yang digunakan untuk mengangkut hasil galian.

“Jangan sampai izin usaha diberikan, tetapi tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. Perizinan semestinya disertai perhitungan mengenai kemampuan jalan dalam menopang aktivitas angkutan hasil galian C,” katanya.

Benjamin mengingatkan, persoalan infrastruktur yang tidak segera ditangani berpotensi memicu ketidakpuasan masyarakat. Karena itu, ia mendorong pemerintah menghadirkan solusi konkret yang mempertimbangkan kepentingan pelaku usaha sekaligus keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Pemerintah harus memiliki solusi yang konkret. Setiap kegiatan usaha memiliki kebutuhan infrastruktur masing-masing. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, usaha yang dibangun berpotensi tidak berjalan optimal dan pada akhirnya gagal memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Masyarakat berharap instansi terkait segera menindaklanjuti keluhan tersebut melalui pemeriksaan kondisi jalan, evaluasi aktivitas angkutan material, serta pengecekan perizinan sesuai kewenangan masing-masing. Hingga naskah ini disusun, belum terdapat keterangan dari instansi terkait mengenai kondisi terkini jalan Sambirejo–Kwala Begumit maupun tindak lanjut atas keluhan warga tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *