LangkatTerkini.Com – Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan yang kerap dilalui kendaraan berat dalam aktivitas proyek PT EMP Gebang Ltd di wilayah Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Warga menyebut lalu lintas kendaraan proyek menimbulkan debu dan getaran yang dirasakan hingga ke rumah mereka.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga Dusun V, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, kepada LangkatTerkini.Com, Jumat (4/9/2026), saat ditemui di sekitar lokasi jalan yang mengalami kerusakan.
Menurut warga, kendaraan berukuran besar yang membawa peralatan proyek kerap melintas di kawasan tersebut, termasuk pada malam hari. Kondisi itu disebut warga menimbulkan debu serta getaran ketika kendaraan berat melintas.

“Dampaknya sangat banyak, terutama jalan berdebu. Kalau mobil besar lewat sekitar pukul 01.00 WIB malam, rumah kami terasa bergoyang. Ada juga retakan di bagian tembok rumah,” ujar Sri Walini, seorang warga sambil menunjukkan bagian dinding rumah yang disebutnya mengalami retak.
Warga mengatakan, masyarakat setempat sebelumnya juga pernah melakukan aksi demonstrasi untuk menyampaikan tuntutan terkait kondisi jalan yang rusak.
Meski mengaku mengalami dampak dari aktivitas kendaraan berat, warga tersebut menyatakan tidak meminta ganti rugi atas kerusakan rumah. Mereka berharap jalan yang digunakan kendaraan proyek dapat diperbaiki agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Kami orang kampung ini hanya minta jalan diperbaiki supaya kami tidak terus terkena debu. Kami tidak meminta ganti rugi rumah, yang kami minta jalan ini diaspal dan diperbaiki,” katanya.
Warga berharap pihak perusahaan dan pemerintah daerah dapat mencari solusi bersama terkait kondisi jalan tersebut. Mereka juga berharap aktivitas proyek dapat tetap berjalan dengan memperhatikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Sementara itu, Humas PT EMP Gebang Ltd, Lutfi, saat dikonfirmasi terkait keluhan warga. Ia malah menjawab isu yang sudah pernah muncul sebelumnya. Kemudian meminta agar informasi mengenai kondisi di lapangan dihimpun dari lebih banyak pihak sehingga pemberitaan dapat memuat berbagai sudut pandang.
“Ini sudah isu lama, Pak. Bahkan ada informasi terbaru. Alangkah baiknya bisa koordinasi terlebih dahulu ke masyarakat lainnya untuk mendapatkan informasi lebih banyak dan banyak versi,” ujar Lutfi melalui pesan yang diterima LangkatTerkini.Com.
Menurut Lutfi, informasi tersebut nantinya dapat disandingkan dengan keterangan dari pihak perusahaan, termasuk mengenai langkah atau penanganan yang telah dilakukan terkait persoalan tersebut.
“Lalu nanti bisa disandingkan bahasa dari konfirmasi dari kita,” katanya.
Sebagai informasi, PT EMP Gebang Ltd diketahui melakukan kegiatan pengeboran gas di wilayah Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
LangkatTerkini.Com masih berupaya menggali informasi dari masyarakat lainnya serta pihak terkait mengenai kondisi jalan dan lainnya, termasuk langkah penanganan yang telah dilakukan terhadap keluhan warga dan dampak Lingkungan.














