LangkatTerkini.Com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., menutup rangkaian pengajian bersama santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Ulumul Qur’an yang berlangsung selama 20 hari di Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (7/9/2026) malam.
Pengajian tersebut digelar setiap hari sejak 19 Agustus hingga 7 September 2026. Kegiatan itu menjadi sarana silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Langkat dengan kalangan pesantren sekaligus pembinaan keagamaan bagi para santri.

Dalam acara penutupan, Tiorita menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah mengikuti kegiatan secara konsisten. Ia berharap pengajian tersebut dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Di hadapan para santri, Tiorita juga meminta doa agar diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai Plt. Bupati Langkat.
“Saya berharap doa adik-adik sekalian bisa membantu saya membawa Kabupaten Langkat lebih baik lagi,” ujar Tiorita.

Menurut Tiorita, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kerja keras pemerintah, tetapi juga perlu dibarengi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Ia menyebut dukungan dari ulama, santri, dan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun daerah.

Sementara itu, Ustaz Siddiq selaku pembina santriwan dan santriwati menyampaikan doa dan harapan agar Tiorita dapat menjalankan tugas sebagai Plt. Bupati Langkat dengan baik.
“Semoga di kepemimpinan Ibu Plt. Bupati Langkat, Kabupaten ini semakin maju, dijauhkan dari fitnah, serta dijauhkan dari bencana,” kata Siddiq.

Penutupan pengajian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Langkat Rina Wahyuni Marpaung, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Langkat Wahyudiharto, Kepala Bagian Perekonomian Mimi Wardani Lubis, Kepala Bagian Kesra Muhammad Suhaimi, Plh. Kepala Bagian Umum Beni Ginting, Plh. Kepala Bagian Protokol Muhammad Nawawi, serta para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Ulumul Qur’an.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia dan Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan santunan dan bingkisan kepada para santri yang mengikuti rangkaian pengajian. Bingkisan yang diberikan berupa mukena untuk santriwati dan sarung bagi santriwan.
Rangkaian pengajian tersebut menjadi bagian dari kegiatan keagamaan yang melibatkan kalangan pesantren dan pemerintah daerah. Kegiatan berlangsung selama 20 hari dan berakhir pada 7 September 2026.














