LangkatTerkini.Com – Prestasi olahraga Kabupaten Langkat kembali mendapat sorotan setelah atlet taekwondo asal daerah tersebut, Dwi Jayanti, dipercaya memperkuat Indonesia pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026. Atlet yang turun di kelas Kyorugi Putri Middle Under 73 Kg itu akan bersaing dengan para taekwondoin terbaik dari berbagai negara Asia.
Kejuaraan berstatus Grade G2 tersebut berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 1 hingga 5 Agustus 2026. Selain menjadi ajang bergengsi tingkat internasional, turnamen ini juga memperebutkan poin penting untuk peringkat dunia atlet taekwondo.
Sebelum bertolak ke Jakarta, kontingen Taekwondo Sumatera Utara secara resmi dilepas oleh Ketua Dewan Penasehat Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sumut, Dr. H. Musa Rajekshah, di Kompleks Cemara Asri, Jumat (31/7).
Dalam arahannya, Musa Rajekshah mengingatkan seluruh atlet agar menjaga disiplin selama menjalani persiapan maupun saat mengikuti pertandingan. Menurutnya, kedisiplinan menjadi faktor penting dalam meraih prestasi, terutama bagi cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik.
“Saya berharap kalian terus disiplin berlatih. Karena taekwondo adalah olahraga yang mengandalkan fisik, maka jam latihan, waktu istirahat, dan kondisi tubuh harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
Anggota Komisi V DPR RI itu juga berpesan kepada para pelatih agar terus mengawasi pola latihan atlet sehingga seluruh kontingen dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi untuk Sumatera Utara.
“Mudah-mudahan seluruh atlet bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Sumatera Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov TI Sumut, H. Hamdani Syahputra, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari para peraih medali emas pada rangkaian Kejuaraan PBTI Series yang digelar di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Lampung.
Ia optimistis para atlet mampu bersaing di level internasional dan membawa pulang hasil membanggakan.
“Mereka adalah atlet-atlet terbaik yang telah membuktikan kualitasnya di tingkat nasional. Kami berharap mereka kembali mempersembahkan medali emas pada kejuaraan internasional ini,” katanya.
Keikutsertaan Dwi Jayanti menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Langkat. Kesempatan tampil membela Merah Putih di ajang internasional menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di level dunia melalui pembinaan yang baik, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Dukungan masyarakat diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi Dwi Jayanti agar mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan Indonesia di panggung taekwondo Internasional.
Pada nomor Kyorugi, kontingen Sumatera Utara diperkuat enam atlet ter baik yang akan tampil di berbagai kelas pertandingan. Mereka adalah Ryan Adriansyah Brema Damanik yang turun di kelas Under 54 kg, Anggi Syahputra Sceeven Sitorus Pane (Under 58 kg), Muhammad Aqil Avatar (Under 68 kg), Marcia Tiurma Bertha Hutapea (Under 62 kg), Dwi Jayanti yang akan berlaga di kelas Under 67 kg, serta Syaida Sari pada kelas Over 73 kg.














