LANGKAT

Angin Kencang Picu Listrik Padam di Stabat saat Malam ke-10 Ramadan, PLN Sampaikan Permohonan Maaf

×

Angin Kencang Picu Listrik Padam di Stabat saat Malam ke-10 Ramadan, PLN Sampaikan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini
Angin Kencang Picu Listrik Padam di Stabat
Pelepah pohon sawit di Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat menghantam dan menempel pada jaringan listrik serta peralatannya (Foto: Istimewa)

LangkatTerkini.Com – Warga mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada malam ke-10 Ramadan 1447 Hijriah. Terkait padamnya aliran listrik tersebut, Assistant Manager Keuangan dan Umum PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Binjai, Arwadi Pakpahan, akhirnya buka suara.

Arwadi menjelaskan, pemadaman yang terjadi pada Jumat malam (27/2/2026) disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem disertai angin kencang. Kondisi tersebut mengakibatkan pelepah pohon sawit di Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat menghantam dan menempel pada jaringan listrik serta peralatannya, sehingga terjadi gangguan (short trip) dan sistem proteksi otomatis bekerja.

“Akibatnya suplai listrik mengalami pemadaman. Namun petugas kami langsung melakukan pelacakan gangguan dan membersihkan area jaringan hingga aliran listrik kembali normal,” ujar Arwadi kepada LangkatTerkini.com, Sabtu (28/2/2026).

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan alam tersebut.

“Kami mohon maaf kepada pelanggan PLN. Karena faktor cuaca dan angin kencang, pelayanan kami di wilayah tersebut sempat terganggu,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan rumah warga di Lingkungan I dan II Bukit Mas, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat mengalami pemadaman listrik sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

Berdasarkan pantauan LangkatTerkini.com, sedikitnya puluhan rumah terdampak pemadaman. Sejumlah warga mengaku terkejut karena listrik padam tanpa pemberitahuan sebelumnya. Padahal, malam Ramadan biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an maupun kegiatan ibadah lainnya di rumah.

(Abdul Rahim)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *