LangkatTerkini.Com – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut) menggelar konsolidasi daerah di Medan, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 14 Pimpinan Cabang (PC) IMM se-Sumatera Utara untuk membahas persiapan Muktamar IMM ke-21 sekaligus menghimpun aspirasi kader dari daerah.
Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, mengajak seluruh pimpinan cabang menyampaikan gagasan dan pemikiran konstruktif dalam menyongsong muktamar. Menurutnya, konsolidasi menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarcabang dan menyelaraskan aspirasi kader Sumatera Utara agar dapat disampaikan dalam forum nasional.
Ia juga menekankan bahwa muktamar tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi forum untuk membahas arah gerakan dan masa depan organisasi.
“Seluruh kader harus menjadikan muktamar sebagai ruang adu gagasan dan pertukaran pemikiran untuk membangun IMM yang lebih progresif. Konsolidasi ini penting agar aspirasi dari daerah dapat diperjuangkan dan menjadi bagian dari arah gerakan IMM ke depan,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam konsolidasi tersebut.
Dalam kegiatan itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, Ihya Rizki, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Muktamar IMM, hadir memberikan arahan kepada peserta. Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) hasil perombakan kepengurusan DPD IMM Sumut serta SK pendirian PC IMM Simalungun.
Berdasarkan keterangan penyelenggara, pendirian PC IMM Simalungun menjadikannya sebagai pimpinan cabang ke-14 di Sumatera Utara. Informasi mengenai status kelembagaan dan jumlah cabang tersebut perlu merujuk pada dokumen resmi organisasi.
Selain membahas persiapan muktamar, konsolidasi tersebut juga menghasilkan kesepakatan dukungan dari 14 PC IMM se-Sumatera Utara kepada Rahmat Taufiq Pardede untuk diusung sebagai calon formatur dalam Muktamar IMM ke-21.
Dukungan itu disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi kader daerah dalam proses pencalonan di tingkat nasional. Adapun penetapan formatur dan kepemimpinan organisasi tetap mengikuti mekanisme serta ketentuan yang berlaku dalam forum muktamar.
DPD IMM Sumut berharap konsolidasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kerja bersama antarcabang. Pertukaran gagasan dan dialog dinilai penting untuk menjaga hubungan antarkader selama proses persiapan muktamar berlangsung.
Melalui konsolidasi ini, DPD IMM Sumut menyatakan komitmennya untuk turut mengawal pelaksanaan Muktamar IMM ke-21. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang permusyawaratan yang menghasilkan keputusan strategis bagi keberlanjutan organisasi dan pengembangan gerakan mahasiswa Islam.














