LANGKAT

Gagal Menanjak di Jembatan Sei Wampu, Truk Kontainer Dievakuasi Dua Mobil Crane

×

Gagal Menanjak di Jembatan Sei Wampu, Truk Kontainer Dievakuasi Dua Mobil Crane

Sebarkan artikel ini
Gagal Menanjak di Jembatan Sei Wampu
Dua unit Crane dikerahkan mengevakuasi truk Kontainer di Jembatan Wampu Langkat (Foto: tangkapan layar video Instagram Agus Mayor)

LangkatTerkini.Com – Dua unit mobil crane dikerahkan untuk mengevakuasi sebuah truk kontainer yang gagal menanjak di Jembatan Sei Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (15/10/2026). Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Masjid Raya Stabat.

Truk kontainer yang mengalami kendala saat melintasi tanjakan jembatan itu membutuhkan bantuan alat berat agar dapat dievakuasi. Dua unit mobil crane pun diturunkan ke lokasi untuk membantu proses pengangkatan dan pemindahan truk dari posisi semula.

Proses evakuasi menjadi perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Truk Gagal Nanjak
Truk yang atrek menghantam pembatas Jalan di Jembatan Wampu (Foto: LangkatTerkini.Com)

Sebelumnya diberitakan, sebuah truk bermuatan peti kemas berisi sekitar 20 ton besi mengalami kecelakaan saat melintasi tanjakan Jembatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Truk yang melaju dari arah Medan menuju Pangkalan Brandan tersebut diduga tidak kuat menanjak saat melakukan pergantian gigi persneling hingga bergerak mundur dan menabrak pembatas jalan.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jembatan Wampu, tepatnya di depan Masjid Raya Stabat. Insiden itu mengakibatkan kerusakan material pada pembatas jalan. Tidak ada laporan korban luka dalam kejadian tersebut.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi S, menjelaskan bahwa truk yang mengangkut peti kemas berisi besi itu sedang menanjak untuk melintasi Jembatan Wampu ketika insiden terjadi.

“Truk datang dari arah Medan menuju Pangkalan Brandan. Saat berada di lokasi kejadian dan sedang menanjak di Jembatan Wampu, pengemudi melakukan pergantian gigi persneling sehingga kendaraan bergerak mundur,” jelasnya.

Ipda Budi S mengatakan, sopir truk telah diamankan untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, kondisi sopir dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka, meskipun mengalami syok atau trauma akibat kejadian tersebut.

Ia menambahkan, kecelakaan tersebut sejauh ini hanya mengakibatkan kerugian material.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *